Berita Sepak Bola
Drama 7 Gol di San Siro! Frattesi Jadi Pahlawan, Inter Milan Singkirkan Barcelona Lewat Extra Time
Pertandingan di San Siro menyajikan dua wajah yang berbeda. Inter mendominasi babak pertama dan unggul dua gol melalui serangan balik cepat Lautaro Ma
TRIBUNGORONTALO.COM -- Milan bergemuruh! Inter Milan secara dramatis melaju ke final Liga Champions.
Hasil itu setelah mengalahkan Barcelona dalam laga semifinal leg kedua yang mendebarkan dengan skor 4-3 (agregat 7-6).
Gol penentu kemenangan Inter dicetak oleh pemain pengganti, Davide Frattesi, di babak tambahan waktu.
Gol ini melengkapi comeback luar biasa setelah Francesco Acerbi mencetak gol penyama kedudukan yang menakjubkan di penghujung waktu normal.
Baca juga: Arteta Tebar Ancaman di Paris, Sebut Arsenal Siap Ukir Sejarah dan Hancurkan Mimpi PSG
Kiper Inter, Yann Sommer, juga tampil heroik dengan serangkaian penyelamatan gemilang yang memastikan kemenangan agregat bersejarah bagi Nerazzurri, menyamai rekor gol terbanyak dalam sejarah semifinal Liga Champions.
Inter kini menanti pemenang antara Paris Saint-Germain dan Arsenal di final yang akan digelar di Munich.
Pertandingan di San Siro menyajikan dua wajah yang berbeda. Inter mendominasi babak pertama dan unggul dua gol melalui serangan balik cepat Lautaro Martinez di menit ke-21 dan penalti Hakan Calhanoglu tepat sebelum turun minum.
Namun, Barcelona bangkit di babak kedua. Eric Garcia memperkecil ketertinggalan di menit ke-50.
Disusul gol penyeimbang dari Dani Olmo enam menit kemudian. Sommer terus bekerja keras menjaga gawang Inter, namun Raphinha sempat membuat publik Camp Nou bersorak setelah mencetak gol dari jarak dekat di menit ke-87, yang tampak seperti gol kemenangan bagi Barca.
Namun, Inter menunjukkan semangat pantang menyerah. Di masa injury time, umpan silang Denzel Dumfries berhasil disambut sepakan voli first-time akurat dari bek gaek berusia 37 tahun, Francesco Acerbi, yang mencetak gol Eropa pertamanya di musim ke-20 kariernya, memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu.
Di babak tambahan waktu, tepatnya menit ke-99, Marcus Thuram melakukan penetrasi gemilang dari sisi kanan dan mengirimkan umpan ke kotak penalti.
Frattesi dengan tenang mengontrol bola dan melepaskan tembakan melengkung ke pojok bawah gawang, membakar semangat para suporter tuan rumah yang memadati San Siro.
Sommer kembali menjadi penyelamat Inter dengan dua penyelamatan kelas dunia dari pemain muda Barcelona, Lamine Yamal, memastikan kemenangan dramatis bagi La Beneamata.
Inter kini berpeluang meraih gelar Liga Champions keempat mereka, yang pertama dalam 15 tahun terakhir setelah kalah dari Manchester City di final dua tahun lalu.
"Saya beruntung bisa menyelesaikan pertandingan. Saya berteriak begitu keras hingga pandangan saya menjadi gelap," ujar Frattesi kepada Sky Sport dengan emosional.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PESEPAKBOLA-Lamine-Yamal-dari-FC-Barcelona-dan-Marcus-Thuram.jpg)