Berita Sains dan Teknologi
Google Pixel 10 Gunakan Sensor Kamera Samsung, Tapi Tinggalkan Chipset dan Modemnya
Google tampaknya mulai mengambil arah baru dalam pengembangan ponsel pintar mereka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/GOOGLE-CAMERA-Google-berupaya-menyeimbangkan-kinerja-kamera-berkualitas-dan-fleksibilitas.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Google tampaknya mulai mengambil arah baru dalam pengembangan ponsel pintar mereka.
Setelah bertahun-tahun mengandalkan komponen dari Samsung—mulai dari panel layar, sensor kamera, hingga modem—raksasa teknologi asal Amerika ini bersiap untuk mengubah strateginya pada seri Pixel 10.
Meski meninggalkan modem dan manufaktur chipset dari Samsung, Google masih melanjutkan kerja sama dengan perusahaan asal Korea Selatan itu dalam hal sensor kamera.
Pixel 10 Gunakan Tiga Sensor Kamera Samsung ISOCELL
Mengutip laporan dari Android Authority, Google akan memperkenalkan konfigurasi tiga kamera belakang untuk pertama kalinya pada Pixel 10, menggantikan setup ganda pada Pixel 9.
Ketiga kamera tersebut semuanya menggunakan sensor Samsung ISOCELL, yaitu:
• Kamera utama 50MP ISOCELL GN8
• Kamera telefoto 11MP ISOCELL 3J1
• Kamera depan 11MP ISOCELL 3J1
Sementara itu, kamera ultrawide-nya akan memakai sensor dari Sony, yakni 13MP Sony IMX712.
Menariknya, meskipun Pixel 10 kini dilengkapi lensa telefoto khusus, kamera utamanya justru mengalami penurunan spesifikasi.
Sensor ISOCELL GN8 50MP yang digunakan memiliki ukuran 1/1.95 inci, lebih kecil dibandingkan sensor utama Pixel 9, yaitu ISOCELL GNV 1/1.31 inci.
Pixel 10 Pro dan Pro XL: Campuran Samsung dan Sony
Untuk varian yang lebih tinggi, Pixel 10 Pro dan Pixel 10 Pro XL, hanya satu sensor Samsung yang digunakan—yaitu ISOCELL GNV 50MP sebagai kamera utama. Sisanya, termasuk kamera ultrawide, telefoto, dan kamera depan, akan menggunakan sensor Sony IMX858 beresolusi 48MP.
Pixel 10 Pro Fold: Sensor Samsung Mendominasi