Info Tekno
Harga iPhone Bisa Tembus Rp37 Juta Efek Perang Dagang China dan Amerika
Kebijakan tarif balasan Presiden AS Donald Trump memicu kekhawatiran terjadinya perang dagang global.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PERANG-DAGANG-Gara-gara-perang-dagang-harga-iPhone-produk-Apple.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Kebijakan tarif balasan Presiden AS Donald Trump memicu kekhawatiran terjadinya perang dagang global.
Bahkan potensi terjadi lonjakan harga berbagai barang, termasuk produk unggulan Apple: iPhone.
Jika Apple memutuskan untuk meneruskan beban biaya tambahan kepada konsumen, harga iPhone kelas atas diperkirakan bisa melonjak hingga nyaris $2.300 atau setara Rp37 juta (dengan asumsi kurs Rp16.000/dolar AS).
Menurut laporan Reuters yang mengutip proyeksi Rosenblatt Securities, iPhone menjadi produk Apple yang paling terdampak.
Baca juga: Cerita Kis Wahyu Pedagang Pasar Lolak Sulut, Alami Kerugian Ratusan Juta Rupiah Akibat Kebakaran
Sebab, kenaikan harga mencapai 30 hingga 40 persen akibat tarif baru yang mulai berlaku.
Produksi iPhone Masih Didominasi China
Sebagian besar iPhone saat ini masih diproduksi di Tiongkok, yang kini dikenai tarif balasan sebesar 54 persen.
Hal ini menempatkan Apple pada dilema: apakah menanggung biaya tambahan tersebut sendiri, atau meneruskan beban itu ke konsumen.
Akibat pengumuman tarif ini, saham Apple langsung merosot hingga 9,3 persen, penurunan harian terbesar sejak Maret 2020.
Padahal, Apple menjual lebih dari 220 juta unit iPhone setiap tahun, dengan pasar utama di Amerika Serikat, Tiongkok, dan Eropa.
Proyeksi Harga iPhone Setelah Tarif
Model termurah iPhone 16 yang diluncurkan seharga $799, bisa melonjak menjadi sekitar $1.142 (naik 43 persen).
Sementara itu, iPhone 16 Pro Max — varian paling premium dengan layar 6,9 inci dan penyimpanan 1 TB — yang semula dibanderol $1.599, bisa mencapai hampir $2.300.
Baca juga: Gagal Naik Haji Gegara Kaki Bengkak, Pria Asal Madura Ini Viral Balik Kampung, Aksinya Tuai Cibiran
Varian iPhone 16e yang lebih terjangkau, yang dirilis Februari lalu seharga $599, diperkirakan bisa naik menjadi $856 setelah tarif baru diberlakukan.
Kenaikan ini juga kemungkinan akan memengaruhi harga perangkat Apple lainnya.