Tawuran Siswa di Manado

Sebanyak 44 Siswa di Manado Terlibat Aksi Tawuran, Ada Anak SD dan SMP

Kejadian perkelahian antar pelajar ini terjadi di depan Rental Sadap Play Station, Kelurahan Tikala Ares, Kecamatan Tikala,  Jumat (28/2/2025).

Editor: Minarti Mansombo
Tribunnews.com
ILUSTRASI TAWURAN - 44 Siswa di Manado Terlibat Aksi Tawuran, Ada Anak SD dan SMP. Kejadian perkelahian antar pelajar ini terjadi di depan Rental Sadap Play Station, Kelurahan Tikala Ares, Kecamatan Tikala,  Jumat (28/2/2025). 

TRIBUNGORONTALO.COM-Aksi tawuran yang melibatkan 44 siswa terjadi di Manado, Sulawesi Utara. dalam tawuran tersebut melibatkan siswa para pelajar SD dan SMP.

Kejadian perkelahian antar pelajar ini terjadi di depan Rental Sadap Play Station, Kelurahan Tikala Ares, Kecamatan Tikala,  Jumat (28/2/2025).

Total 44 siswa dari 23 sekolah di Manado ditangkap Polsek Tikala setelah terlibat aksi tawuran.

Tawuran ini diduga dipicu oleh aktivitas grup whatsapp bernama “Anak Rohjas” dan “Aliansi Otodidak”, yang kerap memprovokasi siswa untuk mengadakan perkelahian antar sekolah.

Kapolsek Tikala, AKP Djemi Worang mengungkapkan mendapat laporan, Tim Patroli Rayon, bersama Tim Resmob Polsek Tikala, bergerak cepat membubarkan kericuhan dan menangkap para pelaku tawuran yang terdiri dari siswa SD, SMP, hingga SMA.

"Aksi ini berpotensi mengancam keselamatan pelajar dan ketertiban umum di Kota Manado.

Kami langsung bertindak menghentikan tawuran dan mengamankan pelajar yang terlibat.

Usai pembinaan, mereka dipulangkan pukul 16.22 Wita,” ujar Djemi.

Baca juga: Bawa Lari Motor Milik Polisi di Bali, Pemuda Ini Tak Berkutik saat Ditangkap di Jember

Djemi menjelaskan dalam proses pembinaan, para siswa diberi pemahaman tentang dampak negatif tawuran, serta diingatkan untuk lebih bijak menggunakan media sosial agar tidak mudah terprovokasi ajakan kekerasan.

Polsek Tikala juga mengimbau para orang tua dan pihak sekolah untuk lebih aktif mengawasi aktivitas siswa, baik di lingkungan sekolah maupun di dunia maya.

"Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kolaborasi antara aparat, sekolah, dan keluarga untuk mencegah aksi kekerasan remaja dan membangun lingkungan belajar yang aman dan kondusif," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan tawuran juga terjadi Sulut tapi di Kota Bitung.

Puluhan pemuda dan remaja di Bitung Sulawesi Utara ( Sulut ) ditangkap polisi.

Mereka ditangkap karena diduga terlibat perkelahian antar kampung, atau tawuran antar kampung (Tarkam) di Kota Bitung.

Para remaja dan pemuda ini berasal dari kampung yang berbeda-beda.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved