Penemuan Mayat Gorontalo

Kronologi Penemuan Mayat di Gorontalo, Mengapung di Sungai Bone

Intan Zakaria, salah seorang saksi yang berada di lokasi, merekam momen itu dan membagikannya melalui siaran langsung di media sosial.

Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
FOTO: Herjianto Tangahu, TribunGorontalo.com
Aliran Sungai Bone di Jembatan Talumolo, Kelurahan Talumolo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Sekitar pukul 09.00 WITA, seorang warga bernama Opa Ramin yang tengah mandi di Sungai Bone, berteriak meminta pertolongan, Kamis (21/1/2024).

Sesosok mayat terlihat mengapung perlahan terbawa arus. Kawasan itu adalah lokasi galian pasir, tempat warga sering beraktivitas.

Penemuan ini segera menyebar, mengundang perhatian warga sekitar.

Intan Zakaria, salah seorang saksi yang berada di lokasi, merekam momen itu dan membagikannya melalui siaran langsung di media sosial.

Video berdurasi 19 detik menunjukkan bagaimana tubuh tak bernyawa itu dievakuasi ke bantaran sungai, tubuhnya ditutupi dengan daun pisang.

Sekitar pukul 10.00 WITA, pihak Basarnas dan Polsek Botupingge tiba untuk mengambil alih proses evakuasi.

Mayat, yang masih dalam kondisi utuh dan tanpa tanda-tanda kekerasan, dibawa ke RSUD Aloei Saboe Gorontalo untuk diidentifikasi lebih lanjut.

Camat Botupingge, Fangky Jaudi Tanango, yang hadir di lokasi, memastikan bahwa korban bukanlah warga dari kecamatannya.

Wajah korban masih cukup jelas terlihat, menunjukkan bahwa kematian ini kemungkinan baru saja terjadi.

Identifikasi awal di lokasi, Fangky mengungkapkan tak ada tanda-tanda luka atau lebam di tubuh mayat.

"Namun yang memastikan semua adalah pihak dokter," imbuhnya. 

“Kami sudah lihat saat dievakuasi, wajahnya bukan masyarakat sini. Dugaan awal, mungkin ini warga dari hulu Sungai Bone,” tambahnya.

Fangky juga menambahkan bahwa ini adalah insiden pertama semacam ini selama ia menjabat.

Korban ditemukan mengenakan celana panjang putih dan kaos hitam, tetapi identitasnya belum dapat dipastikan.

Tidak ada luka atau lebam yang terlihat pada tubuh, menambah teka-teki tentang penyebab kematiannya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved