Pilpres 2024
Ternyata Sarat Makna, Ini Alasan Ganjar Kampanye Perdana di Merauke dan Mahfud MD di Sabang Aceh
Ganjar memilih di Merauke, dan Mahfud di Sabang, ternyata pasangan capres-cawapres ini memulai kampanye yang sarat makna.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ganjar-Pranowo-dan-Mahfud-MD-889900.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Masa kampanye untuk Pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2024 akhirnya dimulai hari ini, Selasa (28/11/2023).
Memulai kampanye perdana, pasangan capres dan cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD (Ganjar-Mahfud), memilih untuk berkampanye di lokasi yang berbeda.
Ganjar kampanye di Merauke Provinsi Papua, sementara Mahfud MD kampanye di Sabang Provinsi Aceh.
Meskipun berada di tempat terpisah, Ganjar memilih di Merauke, dan Mahfud di Sabang, ternyata pasangan capres-cawapres ini memulai kampanye yang sarat makna.
Baca juga: Daftar Nama Tim Pemenangan Daerah Ganjar dan Mahfud di Provinsi Gorontalo, Kris Wartabone Jadi Ketua
Baca juga: Awali Kampanye di Sabang dan Merauke, Ganjar-Mahfud Berkomitmen Wujudkan Ekonomi yang Merata
Berikut 3 makna kampanye Ganjar-Mahfud di Sabang dan Merauke:
1. Terinspirasi Lagu Dari Sabang Sampai Merauke
Dua tempat terujung di Barat Indonesia dan Timur Indonesia, Sabang dan Merauke, dipilih Ganjar-Mahfud untuk memulai kampanye Pilpres 2024 karena terinspirasi lagu "Dari Sabang Sampai Merauke".
Kampanye Ganjar dipusatkan di Distrik Semangga, Waninggap Nanggo, Kec. Semangga, Kabupaten Merauke, Papua.
Adapun kampanye Mahfud dilangsungkan di Pasi Jaboi, Kec. Sukajaya, Kota Sabang, Aceh.
Ganjar-Mahfud mengirim pesan kuat bahwa meskipun keberadaan Ganjar di Merauke, dan Mahfud di Sabang, keduanya menghubungkan Indonesia dari ujung barat hingga ujung timur.
2. Sila ke-3 Pancasila
Melalui kampanye di Sabang dan Merauke, Ganjar-Mahfud mengirimkan pesan sebagaimana tersirat dalam Sila ke-3 Pancasila: Persatuan Indonesia.
Hal ini menunjukkan komitmen pasangan capres-cawapres ini untuk memajukan seluruh rakyat Indonesia melalui pemerataan pembangunan di desa dan di kota, maupun dari ujung barat hingga ujung Timur Indonesia.
Pasangan Ganjar-Mahfud diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).
Baca juga: Mendapat Respons Positif Masyarakat, Yenny Wahid Sebut Ganjar-Mahfud Bisa Meneruskan Legacy Jokowi
3. Titik Awal
Ganjar memilih kampanye dari sebuah desa di Merauke, Papua, yang menjadi tempat paling awal menyambut matahari, tempat di mana rakyatnya paling awal memulai kerja dan usaha.