Berita Viral Nasional

Takut Diomeli Istri, Pria Pura-pura Dibegal Padahal Motor Digadai

Seorang pria asal Kabupaten Bogor, Jawa Barat, bernama Toni, kini harus menghadapi konsekuensi atas kebohongan yang ia ciptakan.

Editor: Wawan Akuba
Tribun
BEGAL DI BOGOR - Lokasi kurir paket jadi korban begal di Jalan Baru Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Rabu (20/8/2025). Jalan Baru Galuga yang berada di wilayah Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor ternyata rawan kriminalitas. Takut kena omel istri seusai gadai motor pria bersandiwara jadi korban begal. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Seorang pria asal Kabupaten Bogor, Jawa Barat, bernama Toni, kini harus menghadapi konsekuensi atas kebohongan yang ia ciptakan.

Toni sempat mengaku menjadi korban begal, namun penyelidikan polisi mengungkap bahwa insiden tersebut hanyalah cerita fiktif yang ia buat sendiri.

Toni mengklaim bahwa dirinya menjadi sasaran pembegalan di wilayah Jalan Baru Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, pada Sabtu malam (23/8/2025).

Baca juga: Brigadir Esco Ditemukan Tewas di Lereng Bukit, Leher Terjerat Tali dan Wajah Tak Dikenali

Kawasan tersebut memang dikenal rawan tindak kriminal, sehingga pengakuan Toni sempat dipercaya oleh warga sekitar.

Bahkan, sejumlah warga turut mengantarnya ke kantor polisi untuk membuat laporan resmi.

Video yang memperlihatkan Toni dalam kondisi seperti korban begal pun sempat beredar luas di media sosial, menambah keyakinan publik terhadap ceritanya.

Dalam rekaman yang diunggah akun Instagram @mediabogor, Toni terlihat menjelaskan kronologi kejadian kepada warga sekitar.

Menurut pengakuannya, Toni yang berasal dari Desa Lewengkolot, melintasi Desa Galuga sekitar pukul 20.41 WIB saat hujan gerimis.

Ia menyebut dihentikan oleh empat orang tak dikenal yang kemudian merampas sepeda motor dan dua ponsel miliknya.

Toni juga mengaku sempat mengalami kekerasan fisik dari para pelaku.

Warga yang merasa prihatin langsung membawa Toni ke Polsek Cibungbulang untuk melaporkan kejadian tersebut.

Namun, setelah dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian, terungkap bahwa Toni tidak benar-benar mengalami pembegalan.

Kapolsek Cibungbulang, Kompol M Heri Hermawan, menyatakan bahwa cerita Toni hanyalah rekayasa.

"Hoaks," ujar Kompol Heri saat dikonfirmasi Tribunnews Bogor pada Minggu (24/8/2025).

Motif di balik kebohongan Toni ternyata cukup sederhana,

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved