Gorontalo Hari Ini
Sosok Venny Rosdiana Anwar, Kandidat Kuat Calon Ketua DPD I PDIP Gorontalo
Nama Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Venny Rosdiana Anwar, mencuat sebagai kandidat kuat yang digadang-gadang akan maju dalam kontestasi ini.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Venny-Rosdiana-Anwar.jpg)
TRIBUNGORONTALO. COM – Penjaringan kandidat calon Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Gorontalo akan segera dibuka.
Nama Venny Rosdiana Anwar mencuat sebagai kandidat kuat yang digadang-gadang akan maju dalam kontestasi ini.
Meskipun belum memberikan pernyataan resmi mengenai pencalonan dirinya, Venny tidak menutup diri.
"Kita lihat nanti, karena kita masih menunggu dulu pelaksanaan Konferda. Kalau memang ada usulan, saya siap maju," ujar Venny kepada TribunGorontalo.com, Senin (25/8/2025).
Setelah Kongres PDIP di Bali yang kembali mengukuhkan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum, Venny menjelaskan bahwa partai akan segera menggelar Konferensi Daerah (Konferda) di berbagai daerah, termasuk Gorontalo.
Salah satu agenda utama Konferda adalah pemilihan Ketua DPD I.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Gorontalo yang juga kader PDIP, Ariston Tilameo, menyatakan bahwa semua kader memiliki peluang untuk maju.
Menurutnya, dalam penjaringan dan penyaringan akan ada tiga nama yang diusulkan sesuai aturan partai.
"Karena kita diberikan peluang tiga kandidat untuk DPD, nanti kita lihat tiga nama itu," ungkap Ariston.
Ia menambahkan, sebagai kader, dirinya siap mendukung Venny Anwar jika benar-benar maju.
"Karena Ibu Venny maju, tentunya sebagai kader kita pasti dukung. Siapapun kader kita akan dukung," ujarnya.
Ariston juga membocorkan bahwa ada kandidat lain dari Kota Gorontalo yang sudah menyatakan niat untuk maju, namun namanya masih dirahasiakan.
Sosok Venny Rosdiana Anwar
Lahir, tumbuh, dan besar di Gorontalo, Venny menghabiskan masa sekolahnya di SMA Negeri 1 Gorontalo (1988 - 1991).
Ia melanjutkan studi di Universitas Hasanuddin, Makassar selama periode 1991 hingga 1996.
Setelah lulus pada 1996, ia kembali ke Gorontalo dan memulai kariernya sebagai bankir di bank swasta selama enam tahun.