Info Cuaca Gorontalo

Gorontalo Berstatus Waspada, Cek Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Hari Ini 25 Agustus 2025

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem.

Editor: Fadri Kidjab
Freepik
INFO CUACA -- Ilustrasi cuaca esktrem. Simak peringatan dini BMKG soal potensi dini cuaca ekstrem hari ini, Senin, 25 Agustus 2025. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem.

Provinsi Gorontalo termasuk dalam wilayah yang berpotensi dilanda cuaca ekstrem hari ini, Senin (25/8/2025).

BMKG membagi peringatan cuaca menjadi tiga tingkat: waspada, siaga, dan awas. 

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir, tanah longsor, dan angin kencang.

Berikut potensi cuaca ekstrem sebagaimana dikutip TribunGorontalo.com dari BMKG pukul 14.40 Wita:

Wilayah Berstatus Waspada (Hujan Sedang hingga Lebat)

  1. Aceh
  2. Sumatera Utara
  3. Riau
  4. Sumatera Selatan
  5. Kepulauan Bangka Belitung
  6. Bengkulu, Lampung
  7. Banten
  8. DKI Jakarta
  9. Bali
  10. Kalimantan Tengah
  11. Kalimantan Timur
  12. Kalimantan Utara
  13. Sulawesi Utara
  14. Gorontalo
  15. Sulawesi Tengah
  16. Sulawesi Barat
  17. Sulawesi Selatan
  18. Maluku Utara
  19. Maluku
  20. Papua Barat Daya
  21. Papua Barat
  22. Papua Tengah
  23. Papua,
  24. Papua Selatan.

Wilayah Berstatus Siaga (Hujan Lebat hingga Sangat Lebat)

  1. Jawa Barat
  2. Papua Pegunungan.

Wilayah Berpotensi Angin Kencang

  1. Aceh
  2. Banten
  3. Jawa Timur
  4. Maluku
  5. Nusa Tenggara Timur
  6. Sulawesi Selatan

Imbauan dan Tips Menghadapi Cuaca Ekstrem

Hujan lebat yang terjadi secara terus-menerus berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor. 

BMKG mengingatkan masyarakat untuk melakukan beberapa langkah antisipasi berikut:

- Membuat sumur resapan air guna mengurangi genangan.

- Menanam pohon besar untuk membantu penyerapan air.

- Membangun dan memanfaatkan sistem peringatan dini banjir.

- Rutin membersihkan saluran air agar tidak terjadi penyumbatan.

- Tidak membangun hunian di bantaran sungai atau daerah rawan banjir.

- Bekerja sama dengan masyarakat luar daerah banjir untuk menjaga kawasan resapan air.

Apabila terjadi banjir, masyarakat disarankan untuk segera berpindah ke tempat yang lebih tinggi, mematikan sumber listrik di rumah, dan mengamankan dokumen penting. 

Proses evakuasi ke tempat yang aman harus segera dilakukan jika ketinggian air sudah membahayakan keselamatan.

 

(Sumber: BMKG)
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved