Berita Populer Gorontalo

GORONTALO TERPOPULER: Warga Diminta Menjauh dari Pantai hingga GORR Belum Bisa Dilewati

Simak berita Gorontalo terpopuler hari ini, Rabu (30/7/2025) yang paling banyak dibaca oleh masyarakat di website TribunGorontalo.com selama seharian.

Penulis: Redaksi | Editor: Prailla Libriana Karauwan
Kolase TribunGorontalo.com
GORONTALO TERPOPULER - Kolase tiga berita lokal yang masuk dalam daftar Gorontalo terpopuler hari ini Selasa (29/7/2025). Gorontalo terpopuler adalah berita yang paling banyak dibaca oleh masyarakat selama seharian. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Simak berita Gorontalo terpopuler hari ini, Rabu (30/7/2025).

Gorontalo terpopuler adalah berita yang paling banyak dibaca oleh masyarakat di website TribunGorontalo.com selama seharian.

Di dalamnya berisi tentang pemberitaan mengenai peristiwa, cerita menarik dari warga hingga politik.

Berikut tiga berita yang masuk daftar Gorontalo terpopuler hari ini, Rabu (30/7/2025):

1. Peringatan Tsunami: Warga Diminta Menjauh dari Pantai, Gelombang Bisa Tiba hingga Malam

ILUSTRASI - ilustrasi tsunami.

ILUSTRASI -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat di lima provinsi untuk menjauhi wilayah pantai, menyusul peringatan dini tsunami akibat gempa berkekuatan Magnitudo 8,7 yang mengguncang pesisir Kamchatka, Rusia, pada Rabu (30/7) pagi.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat di lima provinsi untuk menjauhi wilayah pantai, menyusul peringatan dini tsunami akibat gempa berkekuatan Magnitudo 8,7 yang mengguncang pesisir Kamchatka, Rusia, pada Rabu (30/7) pagi.

Lima provinsi yang diminta waspada adalah 

  • Sulawesi Utara, 
  • Gorontalo, 
  • Maluku Utara, 
  • Papua, 
  • Papua Barat.

“Masyarakat di 5 provinsi sebagaimana disampaikan oleh Pak Daryono dari BMKG, agar diupayakan menjauhi pantai satu jam sebelum hingga dua jam setelah estimasi waktu tiba tsunami,” kata Sekretaris Utama BNPB, Rustian, dalam konferensi pers daring, Rabu siang.

Baca selengkapnya

2. Belajar dari Kasus Tsunami Jepang, BNPB Minta Masyarakat Tak Remehkan Peringatan Dini

TSUNAMI -- Peringatan Tsunami di pesisir Kota Gorontalo sore ini Rabu 30 Juli 2025. BPBD minta warga tak panik.

PERINGATAN TSUNAMI -- Potret pesisir Kota Gorontalo, Rabu 30 Juli 2025. BNPB meminta pemerintah daerah dan masyarakat tak meremehkan peringatan dini tsunami. 

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan peringatan serius terkait potensi tsunami setinggi 50 sentimeter.

BNPB menekankan bahwa ketinggian tersebut tetap berisiko fatal. 

Tsunami dengan tinggi gelombang 50 cm dapat membahayakan nyawa manusia, terutama jika terjadi amplifikasi di wilayah teluk.

BNPB merujuk pada insiden tsunami Tohoku di Jepang pada tahun 2011 sebagai bukti. 

Meskipun gelombang tsunami yang tiba di Teluk Youtefa, Papua, diperkirakan hanya setinggi 50 sentimeter, ketinggian gelombang tersebut justru melonjak menjadi 3,8 meter saat memasuki area teluk. Kejadian ini mengakibatkan satu korban jiwa di Papua.

Selain potensi amplifikasi, masyarakat juga diimbau untuk mewaspadai adanya gelombang tsunami susulan yang berpotensi lebih besar dan merusak. 

Baca selengkapnya

3. Gorontalo Outer Ring Road 'GORR' Belum Bisa Dilewati, Tiga Alat Berat Bekerja Nonstop

LONGSOR GORR - Kondisi jalan GORR di Isimu Utara, Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo pada siang hari Rabu (30/7/2025). Terdapat tiga alat besar dan juga dump truck yang siaga di lokasi longsor. Foto (Arianto Panambang)
LONGSOR GORR - Kondisi jalan GORR di Isimu Utara, Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo pada siang hari Rabu (30/7/2025). Terdapat tiga alat besar dan juga dump truck yang siaga di lokasi longsor. Foto (Arianto Panambang) (FOTO: Arianto Panambang, TribunGorontalo.com)

Proses evakuasi material longsor yang menimbun ruas Gorontalo Outer Ring Road (GORR) di Desa Isimu Utara, Kabupaten Gorontalo, masih berlangsung hingga Rabu (30/7/2025).

‎Sejumlah alat berat dikerahkan dan terus bekerja sepanjang siang di bawah terik matahari, membersihkan tumpukan batu kapur yang menutup total badan jalan.

‎Dalam pantauan langsung di lokasi, dua unit alat berat jenis eksavator dan wheel loader terlihat sibuk mengeruk material longsor yang menggunung di atas jalan.

‎Sebuah dump truck juga terlihat berada di lokasi, siap mengangkut batuan yang berhasil dipindahkan.

‎Medan yang berat serta posisi longsoran yang curam membuat proses evakuasi berlangsung cukup menantang.

‎“Ini hari ketiga kami kerja nonstop. Volume materialnya besar, banyak batu keras, jadi cukup makan waktu. Tapi kami optimis jalur bisa dibuka,” ujar salah satu operator alat berat di lokasi.

Baca selengkapnya

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved