Jumat, 20 Maret 2026

Peringatan Tsunami Gorontalo

5 Titik Lokasi Tsunami di Gorontalo, BMKG Imbau Masyarakat Batasi Aktivitas

Provinsi Gorontalo khususnya perairan Kota Gorontalo diprediksi akan dilanda tsunami.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto 5 Titik Lokasi Tsunami di Gorontalo, BMKG Imbau Masyarakat Batasi Aktivitas
TribunGorontalo.com/Arianto Panambang
PERINGATAN TSUNAMI -- Suasana aktivitas nelayan di Keluarahan Leato Selatan, Kota Gorontalo. BMKG memprediksi lima titik terjadinya tsunami hari ini. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Provinsi Gorontalo khususnya perairan Kota Gorontalo diprediksi akan dilanda tsunami.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), tsunami yang berasal dari Rusia ini akan tiba di perairan Gorontalo pada pukul 16.39 WITA, Rabu (30/7/2025).

Tsunami ini dipicu oleh gempa tektonik M8.7 yang berpusat di pesisir timur Kamchatka, Rusia pada pukul 06.24 WIB.

BMKG menganalisa gelombang tsunami di Gorontalo diperkirakan kurang dari 0,5 meter.

Lantas, apakah gelombang 0,5 meter itu berbahaya?

Gelombang kurang dari 0,5 meter tetap membahayakan nyawa, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah pesisir pantai.

Namun BMKG saat ini mengimbau masyarakat tidak panik dan menjauhi pantai hingga peringatan tsunami berakhir.

"Tidak perlu panik, tenang," ujar Andri Wijaya selaku Bidang, Kepala Stasiun Geofisika Kelas II BMKG Gorontalo saat dihubungi TribunGorontalo.com, Rabu (30/7/2025).

Andri meminta kepada warga Gorontalo untuk membatasi aktivitas di wilayah pesisir.

"Kuncinya itu tetap tenang, Jangan dulu beraktivitas di pesisir, jangan dulu mandi di pantai," imbuhnya.

Adapun lima titik lokasi terjadinya tsunami ini adalah Pantai Leato Selatan,Talumolo, Tenda, Pohe dan Tanjung Kramat.

Namun, Andri menegaskan ini bukanlah tsunami besar seperti yang terjadi di provinsi lain.

"Jangan berpikir ini kayak tsunami di Aceh, itu nggak," tandasnya.

Masyarakat mulai mengungsi

Pantauan langsung TribunGorontalo.com menunjukkan adanya pergerakan warga menuju lokasi yang lebih tinggi. 

Sejumlah lansia di Leato Selatan mengaku sangat takut mendengar adanya potensi tsunami. 

Beberapa dari mereka tak begitu kuasa untuk bergerak. 

Kondisi ini memaksa anggota keluarga mereka turun tangan untuk membantu dan bersiap mengantar para lansia ke tempat yang dinilai lebih aman.

Beberapa warga juga menyampaikan bahwa mereka belum pernah mendengar informasi seperti ini sebelumnya.

Pihak Kelurahan Leato Selatan pun telah bergerak cepat dengan menyampaikan imbauan kewaspadaan kepada seluruh masyarakat melalui berbagai jalur komunikasi, termasuk lewat pengeras suara masjid.

“Tadi juga ada informasi masjid untuk meminta waspada,” kata seorang warga.

Sandi Karim, warga sekaligus nelayan, menyampaikan bahwa saat ini tidak ada lagi aktivitas melaut. 

Para nelayan telah kembali ke darat dan memarkir perahu mereka. 

Ia menyebut rumahnya berada di ketinggian, sehingga merasa cukup aman.

"Iya sudah tidak ada yang melaut, sudah pulang semua ini perahu mereka," ujarnya.

10 Wilayah terdampak tsunami

Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia dengan status Waspada (ketinggian Tsunami kurang dari 0.5m), di 10 wilayah berikut ini:

1. Talaud (ETA 14:52:24 WITA)

2. Kota Gorontalo (ETA 16:39:54 WITA)

3. Halmahera Utara (ETA  16:04:24 WIT)

4. Manokwari (ETA 16:08:54 WIT)

5. Rajaampat (ETA 16:18:54 WIT)

6. Biaknumfor (ETA 16:21:54 WIT)

7. Supiori (ETA 16:21:54 WIT)

8. Sorong bagian Utara (ETA 16:24:54 WIT)

9. Jayapura (ETA 16:30:24 WIT)

10. Sarmi (ETA 16:30:24 WIT)

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut.

Tsunami diprediksi tiba di pesisir pantai Kota Gorontalo pada pukul 16.40 WITA.

Tim TRC BPBD Kota Gorontalo mengimbau kepada masyarakat di seputaran pantai agara tetap siaga.

Baca juga: BREAKING NEWS: BMKG Rilis Peringatan Dini Tsunami Gorontalo, Masyarakat Diimbau Waspada

TIPS MENGHADAPI TSUNAMI

1. Pilih hotel siap tsunami 

Pastikan untuk memilih hotel yang telah memiliki sistem evakuasi jika tsunami terjadi. 

Beberapa hotel di Indonesia tak hanya dilengkapi sistem keamanan, tetapi juga dilengkapi bangunan anti gempa dan tsunami dan memiliki sertifikasi 'Tsunami Ready'.

Hotel-hotel semacam ini akan memiliki titik aman berkumpul jika tsunami terjadi. Pastikan Anda tahu rute-rute dan lokasinya setibanya di hotel. 

2. Siapkan tas dan isinya untuk hadapi bencana

Selalu siapkan tas kecil atau tas punggung berisikan identitas pribadi Anda termasuk paspor dan/atau fotokopi paspor, air mineral dalam botol isi ulang, serta perlengkapan P3K maupun obat-obatan pribadi, baju ganti, senter kecil, dan makanan ringan berenergi seperti cokelat.

Pastikan Anda mengemas tas ini ringan, jangan berlebihan membawa barang. Jika ada pengumuman segera ambil dan pakai tas tersebut. 

3. Rancang titik kumpul keluarga atau rekan perjalanan 

Kenali daerah sekitar saat berwisata. Perhatikan dan kenali daerah tinggi untuk berlari dari tsunami sampai jalur evakuasi. Rencanakan juga titik kumpul bila kebetulan anggota keluarga atau rekan perjalanan sedang terpisah jika bencana terjadi.

4. Ketahui tanda-tanda tsunami 

Tsunami biasanya diawali dengan gempa. Jadi jika terjadi gempa di area pesisir, Anda perlu waspada. 

Walaupun tak terasa gempa dan sekedar dataran yang terasa bergoyang, tetaplah berjaga-jaga. 

Terutama jika air laut menyurut hingga tampak dasar laut dan bunyi deru yang terdengar keras, ini adalah tanda-tanda tsunami akan datang.

Patuhi dan ikuti instruksi jika peringatan tsunami datang dikeluarkan oleh pemerintah setempat. Pengumuman juga biasanya diberikan melalui siaran terlevisi dan radio. 

5. Lari ke dataran tinggi

Saat tsunami datang, larilah ke dataran tinggi seperti bukit tertinggi. Jauhi pantai secepat mungkin. Jika tak memungkinkan untuk lari ke bukit, carilah gedung tinggi dan naiklah ke lantai teratas. Setelah gelombang tsunami menerjang, jangan segera turun. Tetaplah di tempat karena biasanya tsunami datang dalam beberapa gelombang susulan. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved