Kwik Kian Gie Meninggal
Kwik Kian Gie Meninggal Dunia, Sosok Eks Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri
Kwik Kian Gie, eks Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri meninggal dunia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/kwik-kian-gie_20180918_100814.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Kwik Kian Gie, eks Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri meninggal dunia.
Sosok ekonom ulung berpulang di usia 90 tahun pada Senin, 28 Juli 2025 malam.
Kabar duka ini dikonfirmasi oleh politisi senior PDI-P, Andreas Hugo Pareira.
"Ya betul, 28 Juli 2025 sekitar pukul 22.00 WIB, dalam usia 90 tahun," ujar Andreas seperti dikutip Kompas.com, Selasa.
Ia mengenang Kwik Kian Gie sebagai sosok ekonom andal dan tokoh besar yang memiliki integritas tinggi.
"Selamat jalan menuju keabadian, ekonom andal berintegritas. You'll be missed. Kita kehilangan tokoh ekonom besar," tuturnya.
Ucapan bela sungkawa juga datang dari berbagai tokoh, termasuk mantan Cawapres 2019, Sandiaga Uno.
Sandiaga, yang pernah menjadikan Kwik Kian Gie sebagai penasihat ekonomi jelang Pemilu 2019, mengenang almarhum sebagai seorang mentor yang tak pernah lelah memperjuangkan kebenaran.
Melalui akun media sosialnya, Sandiaga bahkan memposting foto kenangannya bersama Kwik Kian Gie dan Prabowo Subianto, disertai untaian kata yang menyentuh hati.
"Selamat jalan, Pak Kwik Kian Gie. Ekonom, pendidik, nasionalis sejati. Mentor yang tak pernah lelah memperjuangkan kebenaran. Yang berdiri tegak di tengah badai, demi kepentingan rakyat dan negeri. Indonesia berduka," tulis Sandiaga.
Baca juga: Viral Pria Nekat Raba Wanita di Toko Gorontalo, Pelaku Diinterogasi Warga
Profil Kwik Kian Gie
Kwik Kian Gie lahir di Juwana, Pati, Jawa Tengah pada tahun 1935.
Perjalanan pendidikannya membawanya hingga ke Belanda, tepatnya di Nederlandsche Economische Hogeschool Rotterdam (kini Erasmus Universiteit Rotterdam), tempat ia menyelesaikan studinya pada tahun 1963.
Pada tahun 1987, ia bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) dan aktif di kancah politik.
Kala Megawati Soekarnoputri memimpin PDI (kini PDIP), Kwik Kian Gie dipercaya menduduki jabatan penting sebagai Ketua DPP dan Ketua Badan Penelitian dan Pengembangan.