Prakiraan Cuaca Gorontalo

Gelombang Tinggi Ancam Perairan Gorontalo, Nelayan Diminta Waspada

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Djalaluddin Gorontalo mengeluarkan peringatan dini

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
CUACA GORONTALO -- Infografis BMKG Gorontalo terkait kondisi cuaca.. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Djalaluddin Gorontalo mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi di wilayah Teluk Tomini Selatan dan sejumlah pelabuhan di Gorontalo pada 29–31 Juli 2025.

Berdasarkan prakiraan cuaca maritim, ketinggian gelombang di Teluk Tomini Selatan diprediksi meningkat hingga 2,5 meter pada Rabu (30/7/2025).

Kondisi ini dipengaruhi kecepatan angin yang mencapai 26 knot dengan arah arus laut dominan ke barat.

Baca juga: Oknum Guru Cabuli Siswi SMA Gorontalo Utara, Begini Update Kasusnya

Kecepatan arus tercatat di kisaran 63–76 cm/detik.

BMKG mengingatkan nelayan dan operator kapal kecil untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi dan angin kencang yang dapat membahayakan pelayaran.

Selain Teluk Tomini, gelombang relatif rendah terpantau di wilayah pelabuhan Bumbulan, Marisa, Anggrek, Kwandang, Ferry Gorontalo, hingga Pelabuhan Gorontalo.

Meski demikian, angin di beberapa pelabuhan seperti Anggrek dan Kwandang dapat bertiup hingga 20 knot pada Selasa sore (29/7/2025).

Melalui infografi yang dirilis, BMKG Gorontalo mengimbau masyarakat pesisir, nelayan tradisional, dan jasa penyeberangan untuk selalu memperhatikan informasi cuaca terbaru. 

BMKG juga meminta pengelola pelabuhan dan penumpang ferry untuk menyesuaikan jadwal perjalanan dengan kondisi cuaca.

Jika terjadi perubahan arah angin dan lonjakan gelombang, diharapkan segera berkoordinasi dengan petugas terkait.

Hingga Kamis (31/7/2025), prakiraan suhu permukaan laut di sekitar Gorontalo berkisar 29–30 derajat Celcius.

Kondisi langit umumnya berawan tebal disertai hujan ringan di beberapa waktu, terutama di Teluk Tomini.

Masyarakat diimbau rutin memantau informasi prakiraan cuaca resmi melalui BMKG dan menghindari penyebaran informasi hoaks terkait cuaca ekstrem. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved