DPPPA Provinsi Gorontalo
Sekolah Ramah Anak, DPPPA Provinsi Gorontalo Bawa Psikolog Keliling Cegah Kekerasan
Komitmen menjadikan sekolah sebagai ruang aman dan ramah anak kembali diperkuat Pemerintah Provinsi Gorontalo.
TRIBUNGORONTALO.COM, Boalemo – Komitmen menjadikan sekolah sebagai ruang aman dan ramah anak kembali diperkuat Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA), pemerintah daerah menggencarkan program pencegahan kekerasan dengan cara mendekatkan layanan ke sekolah-sekolah.
Salah satunya terlihat saat Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah mengunjungi SMK Negeri 1 Wonosari, Kabupaten Boalemo, Selasa (15/7/2025).
Dalam kunjungan ini, DPPPA Provinsi Gorontalo menghadirkan layanan SAPA 129 Mobile sekaligus mendatangkan psikolog klinis untuk memberikan pendampingan langsung kepada siswa dan guru.
Kepala DPPPA Gorontalo, Yana Yanti Suleman, menjelaskan bahwa upaya mencegah kekerasan di sekolah tidak cukup hanya dengan seruan moral, tetapi harus diiringi tindakan nyata, termasuk akses pendampingan psikologis.
“Kami ingin memastikan siswa punya ruang aman untuk bercerita. Dengan layanan mobile dan psikolog keliling, kami berharap mereka lebih berani melapor jika mengalami atau melihat tindak kekerasan, baik di rumah maupun di sekolah,” ujar Yana.
Selain pendampingan, DPPPA juga rutin menggelar edukasi, sosialisasi, serta membentuk Satgas Perlindungan Anak di sekolah.
Semua ini dilakukan agar pencegahan kekerasan bisa dimulai dari lingkungan terdekat anak, yaitu keluarga dan sekolah.
Gubernur Gusnar Ismail dalam sambutannya menegaskan bahwa sekolah seharusnya menjadi tempat yang nyaman dan menyenangkan, bukan malah memicu rasa takut.
“Lingkungan belajar harus bebas dari segala bentuk kekerasan. Kami berharap anak-anak bisa belajar, bertumbuh, dan bergaul tanpa rasa takut,” kata Gusnar.
Para siswa SMK 1 Wonosari pun antusias mengikuti rangkaian kegiatan.
Beberapa di antaranya berkonsultasi langsung dengan psikolog dan petugas SAPA 129 Mobile yang hadir di lokasi.
Ke depan, DPPPA Gorontalo berencana memperluas jangkauan program ini ke lebih banyak sekolah di kabupaten/kota lain.
Harapannya, program sekolah ramah anak benar-benar terwujud dan anak-anak Gorontalo terlindungi dari segala bentuk kekerasan.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/DPPPA-GORONTALO-_-wONOSARI_-gUBERNUR.jpg)