PEMPROV GORONTALO
Kontraktor Pedestrian Kanal Tanggidaa Gorontalo Janji Selesaikan Proyek Tepat Waktu
Pelaksanaan proyek pembangunan pedestrian Kanal Tanggidaa, CV Bone Tirta, akan menunjukkan komitmennya untuk menyelesaikan
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ida-Ayu-Bulan-Purnama-Dewi-perwakilan-dari-CV-Bone-Tirta.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Pelaksanaan proyek pembangunan pedestrian Kanal Tanggidaa, CV Bone Tirta, akan menunjukkan komitmennya untuk menyelesaikan pekerjaan ini dengan optimal, bahkan lebih cepat dari jadwal yang telah ditentukan.
Ida Ayu Bulan Purnama Dewi, perwakilan dari CV Bone Tirta, menegaskan optimisme pihaknya bahwa proyek ini bisa rampung pada akhir September 2025.
Ia menyebut komitmen ini akan diwujudkan dengan kerja ekstra, siang dan malam, sebagaimana harapan dari Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail.
"Mungkin seperti permintaan pak gubernur, bahwa kami kerjakan siang dan malam seperti itu," imbuhnya.
Baca juga: Cemburu Membabi Buta! Suami Bacok Istri Gara-gara Pesan Mesra Pria Lain
Kepada TribunGorontalo.com, Ida Ayu menegaskan bahwa proyek ini ditargetkan rampung pada akhir September 2025.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan proyek ini juga sangat bergantung pada kondisi cuaca serta dukungan masyarakat sekitar.
Ida Ayu juga menanggapi kekhawatiran gubernur terkait potensi proyek yang mangkrak.
Ia mengungkap bahwa CV. Bone Tirta sebelumnya sudah beberapa kali dipercaya menyelesaikan proyek-proyek yang sempat terhenti di Gorontalo, termasuk lanjutan dari proyek Kanal Tanggidaa beberapa tahun lalu.
"Mohon maaf untuk lanjutan kemarin (Kanal Tanggidaa) pihak kami yang melanjutkan untuk menyelesaikan," ujarnya.
Tak hanya itu, Ida Ayu juga menyebut perusahaan mereka telah dipercaya melanjutkan proyek-proyek penting lainnya di Gorontalo seperti pembangunan Pasar Sentral Kota Gorontalo dan Gedung Rektorat IAIN Sultan Amai Gorontalo.
Dalam wawancaranya, Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, meminta agar proyek tersebut dapat berjalan dengan baik
Bahkan ia berharap kontraktor pelaksanaan dapat kerja cepat.
"Kontraktor saya berharap dapat bekerja lebih cepat, dan jangan mengulangi kesalahan yang dilakukan tiga tahun yang lalu," tegas Gusnar Ismail mengingatkan.
Kesalahan itu bukan dilakukan oleh kontraktor yang saat ini, namun ia meminta agar korupsi Kanal tidak terjadi lagi.
Dalam pelaksanaan proyek pedestrian Kanal Tanggidaa kali ini, CV. Bone Tirta akan melibatkan sekitar 80 tenaga kerja lokal sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat setempat.
"Untuk pekerjaan kita melibatkan pekerja lokal tapi untuk stem konkretnya akan mendatangkan aplikator dari Jawa langsung," jelasnya.
Pelaksanaan proyek pedestrian ini sendiri ditargetkan selesai dalam 150 hari kalender dengan nilai kontrak mencapai Rp 4,7 miliar dari total pagu anggaran Rp 4,9 miliar.
(*/JIAN)