Pemkab Gorontalo

PENAS XVII Gorontalo Dimatangkan, Bupati Sofyan Puhi Pantau Progres Persiapan

Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus mematangkan persiapan menyambut Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026, yang akan digelar di L

|
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Wawan Akuba
FOTO: Arianto Panambang, TribunGorontalo.com
PENAS 2026 - Pemerintah Provinsi dan Pemkab Gorontalo mematangkan persiapan PENAS di ruang Dulohupa, Jumat (11/6/2025). Bupati Sofyan menegaskan ini merupakan rakor perdana yang membahas terkait teknis pelaksanaan. Foto (Arianto Panambang). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus mematangkan persiapan menyambut Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026, yang akan digelar di Limboto, Kabupaten Gorontalo.

‎Salah satu langkah penting dilakukan melalui rapat koordinasi (rakor) perdana yang dilaksanakan bersama Pemerintah Provinsi Gorontalo di Ruang Dulohupa Kantor Bupati Gorontalo, Jumat (11/7/2025).

‎Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menegaskan bahwa rapat tersebut merupakan forum strategis menyatukan persepsi lintas OPD dari tingkat provinsi dan kabupaten.

‎Fokus utama rakor kali ini adalah menyusun kerangka kerja teknis dan pembagian tanggung jawab sektor.

‎“Kami rakor tadi antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten untuk menyatukan persepsi OPD masing-masing.

Hasil rakor ini akan ditindaklanjuti bulan depan dalam rakor kedua yang lebih teknis, antar rumpun OPD,” ujar Bupati Sofyan usai rapat.

‎Ia menjelaskan bahwa pada rakor berikutnya, masing-masing sektor seperti Dinas PUPR dan Dinas Pertanian dari provinsi dan kabupaten akan memaparkan program secara lebih rinci.

Hal ini penting agar progres setiap bulan bisa dipantau dan dinilai secara objektif.

‎“Intinya Pemerintah Daerah siap. Kick-off sudah kita lakukan kemarin, itu tanda kesiapan. Sekarang kita masuk pada tahapan operasional teknis,” ungkapnya.

‎Bupati Sofyan juga menyebutkan, rakor ini merupakan langkah awal untuk mengukur dan mengevaluasi kesiapan Gorontalo sebagai tuan rumah ajang nasional yang akan melibatkan lebih dari 27 ribu peserta dari seluruh Indonesia.

‎“Hari ini kita bicara mana yang prioritas dan mana yang akan dibahas lebih lanjut per OPD. Dengan begitu, progresnya bisa kita ukur, apa yang perlu ditingkatkan dan apa yang masih kurang,” tambahnya.

‎Meskipun baru rakor resmi pertama, Sofyan mengungkapkan bahwa diskusi teknis dan koordinasi informal antar perangkat daerah sudah berlangsung sejak beberapa waktu lalu.

‎Rakor ini merupakan titik awal untuk menyatukan seluruh agenda ke dalam kerangka kerja bersama.

‎“Sekarang tinggal antar OPD provinsi dan kabupaten saling kerjasama. Kita ingin PENAS ini tidak hanya sukses acara, tapi juga berdampak luas bagi ekonomi rakyat,” tegas Bupati Sofyan.

‎Dengan semangat kolaboratif dan pengawasan ketat terhadap progres bulanan, Pemerintah Kabupaten Gorontalo bertekad menjadikan PENAS XVII tahun 2026 sebagai momentum penting kebangkitan pertanian, nelayan, UMKM, dan promosi pariwisata daerah. (*) ADV

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved