Meninggal di Rinjani
Tragedi Rinjani, Pemandu Juliana Marins Kena Blacklist TNGR
Pemandu yang mendampingi Juliana Marins, turis Brasil yang tewas setelah jatuh ke jurang di Gunung Rinjani, kini resmi masuk daftar hitam (blacklist)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/JATUH-DI-GN-RINJANI-Juliana-Marins-jatuh-di-Gunung-Rinjani.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Pemandu yang mendampingi Juliana Marins, turis Brasil yang tewas setelah jatuh ke jurang di Gunung Rinjani, kini resmi masuk daftar hitam (blacklist) sementara.
Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), Yarman, mengumumkan keputusan ini pada Kamis (3/7/2025) setelah acara Bincang Kamisan di Kantor Pemprov NTB.
Sanksi ini diberlakukan sambil menunggu proses investigasi lebih lanjut, dan durasi blacklist belum ditentukan.
Pemandu Tanpa Lisensi dan Tantangan Evakuasi
Insiden tragis ini menyoroti isu lisensi pemandu di Rinjani. Dari 661 pemandu yang terdaftar, hanya setengahnya yang memiliki lisensi resmi.
Yarman belum bisa memastikan apakah pemandu Juliana termasuk yang berlisensi, namun BTNGR dan Dinas Pariwisata sedang berupaya mempercepat proses lisensi untuk semua pemandu.
Juliana Marins dilaporkan terjatuh ke jurang Cemara Nunggal, jalur menuju puncak Rinjani, pada Sabtu (21/6/2025).
Ia mendaki bersama enam rekannya, seorang pemandu, dan dua hingga tiga porter.
Tim SAR gabungan membutuhkan lima hari untuk mengevakuasi jenazah Juliana dari kedalaman jurang 600 meter, menghadapi rintangan topografi ekstrem dan cuaca yang tidak menentu.
Jenazah Juliana berhasil dievakuasi pada Rabu (25/6/2025), dibawa ke Bali untuk otopsi, dan tiba di Brasil pada 1 Juli 2025.
Reaksi Warga Brasil
Kematian Juliana Marins, selebgram asal Brasil yang terjatuh di Gunung Rinjani, memicu reaksi keras dari warga negaranya.
Indonesia kini menghadapi laporan di pengadilan internasional terkait dugaan lambatnya proses evakuasi.
Jenazah Juliana Marins (26) tiba di Rio de Janeiro, Brasil, pada Selasa (1/7/2025) malam pukul 19.30 waktu setempat.
Jenazah diterbangkan dengan pesawat militer Angkatan Udara Brasil (FAB) dari Bandara Internasional Guarulhos (SP), setelah sebelumnya tiba di Pulau Governador, Rio, dengan penerbangan Emirates dari Dubai.
| Tumbilotohe Ipilo Kota Gorontalo Siapkan Konsep Baru, Panitia Masih Rahasiakan Desainnya |
|
|---|
| Jadwal Imsakiyah Gorontalo Besok Senin 2 Maret 2026, Lengkap Waktu Salat 5 Waktu dan Niat Puasa |
|
|---|
| Jadwal Buka Puasa di Kota Gorontalo Hari Ini Minggu 1 Maret 2026 |
|
|---|
| Ramalan Zodiak Libra dan Scorpio Besok Senin 2 Maret 2026: Cinta, Keuangan, Karier, Kesehatan |
|
|---|
| Ramalan Zodiak Leo dan Virgo Besok Senin 2 Maret 2026: Cinta, Keuangan, Karier, Kesehatan |
|
|---|