Prakiraan Cuaca

Kapan Musim Kemarau di Gorontalo? Cek Update Terbaru BMKG

Kapan musim kemarau di Gorontalo? Untuk menjawab ini, simak prakiraan cuaca terkini dari Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Stasiun Klimat

Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
Canva via Kompas.com
MUSIM KEMARAU -- Ilustrasi musim panas. Simak prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Kapan musim kemarau di Gorontalo? Untuk menjawab pertanyaan ini, simak prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Gorontalo.

Sebelumnya, musim kemarau diperkirakan terjadi pada bulan Juni. Namun justru hampir sepanjang Juni, wilayah Gorontalo diguyur hujan.

Saat dikonfirmasi, Forecaster BMKG Stasiun Klimatologi Gorontalo, Afif Facthur, memprediksi adanya pergeseran musim kemarau tahun 2025.

Menurutnya, musim kemarau di Gorontalo akan terjadi sekitar 10 hingga 30 hari ke depan.

"Pergeseran musim kemarau terjadi menjadi mundur satu sampai dengan tiga dasarian," ungkap Afif kepada TribunGorontalo.com, Kamis (26/6/2025).

Diketahui satu dasarian setara 10 hari. Artinya musim kemarau diduga akan terjadi paling lambat 30 hari dari sekarang.

Ia juga menyebut durasi musim kemarau di Gorontalo akan lebih pendek.

"Musim kemarau dengan durasi lebih pendek dari 3 dasarian," ujarnya.

BMKG disebut telah melaporkan update prakiraan cuaca kepada instansi terkait.

Baca juga: Yudi Permana Warga Jakarta Ditemukan Meninggal di Penginapan Kota Gorontalo, Sempat Mengeluh Sakit

"Termasuk Dinas Pertanian berkaitan dengan adanya pergeseran awal musim kemarau yang terjadi di Gorontalo," bebernya.

Sementara data dari BMKG Stasiun Meteorologi dari rekapitulasi hasil pemutakhiran prediksi musim kemarau 2025.

Berdasarkan hasil pemantauan dan analisis hingga April 2025, kondisi atmosfer laut global menunjukkan bahwa ENSO dan IOD berada dalam fase netral.

Itu diprediksi akan bertahan hingga akhir musim kemarau 2025. 

Adapun suhu muka laut di wilayah Indonesia juga berada dalam kondisi netral hingga hangat.

Sementara angin timuran (Monsun Australia) mulai aktif sejak awal Mei 2025, menandai transisi ke musim kemarau terutama di wilayah selatan ekuator.

Berdasarkan hasil pemuktahiran puncak musim kemarau 2025 secara umum masih didominasi oleh kejadian di bulan Juni dan Agustus.

Adapun wilayah Sulawesi sebagian Zona Musim (ZOM) diprediksi mencapai puncak pada Agustus dan bergeser hingga ke September.

 

 

(TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved