Selasa, 10 Maret 2026

Berita Viral Nasional

Dana Desa Rp388 Juta untuk BLT Warga Miskin Dicuri Maling dari Mobil Pj Kades

Nasib apes menimpa Desa Tapandullu, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Dana desa sebesar Rp388 juta yang baru saja ditarik dari bank

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Dana Desa Rp388 Juta untuk BLT Warga Miskin Dicuri Maling dari Mobil Pj Kades
TRIBUN
DANA DESA DICURI - Pj Kepala Desa Tapandullu, Jumardin, melapor ke Polresta Mamuju usai kehilangan dana desa Rp388 juta, Senin (16/6/2025). Akibat insiden tersebut, 29 warga gagal menerima BLT. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Nasib apes menimpa Desa Tapandullu, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Dana desa sebesar Rp388 juta yang baru saja ditarik dari bank, raib digondol maling saat disimpan di dalam mobil Pj Kepala Desa (Kades) Jumardin.

Peristiwa ini terjadi di Kompleks Pasar Baru, Jalan Diponegoro, Kelurahan Karema, Mamuju, pada Senin (16/6/2025).

Dana fantastis tersebut sedianya akan digunakan untuk berbagai keperluan desa, termasuk penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat kurang mampu.

Akibatnya, 29 keluarga penerima manfaat (KPM) BLT yang seharusnya menerima Rp1,8 juta per keluarga (Rp300 ribu per bulan selama enam bulan) kini gigit jari dan merasa kecewa.

Kronologi Hilangnya Ratusan Juta Rupiah dalam Kantong Plastik

Pj Kades Tapandullu, Jumardin, menuturkan bahwa uang tersebut baru saja ia tarik dari bank daerah bersama bendahara desa.

"Rencananya untuk dana desa, termasuk pembagian BLT, dan kader-kader. Penerima BLT, masyarakat sudah saya hubungi bahwa besok kita akan menyalurkan bantuan," ujarnya saat ditemui di Mapolresta Mamuju, Senin (16/6/2025), dilansir Tribun-Sulbar.com.

Namun, belum sempat disalurkan, dana itu lenyap tak lama setelah diambil.

Bendahara Desa Tapandullu, Muhammad Said, menjelaskan bahwa setelah pencairan, uang Rp388 juta itu dibawa sendiri oleh Pj Kades.

Menurutnya, uang ratusan juta itu dibawa menggunakan mobil pribadi dalam sebuah kantong plastik berwarna hitam. Said sendiri tidak ikut dalam mobil karena mengendarai sepeda motor.

Jumardin sempat mengajak Said dan dua kepala dusun makan siang di sebuah warung.

Setelah makan siang, Jumardin beranjak ke Pasar Lama. Tak berselang lama, Said menerima kabar mengejutkan.

"Pak Desa telepon, bilang uang hilang di mobil."

Said menegaskan, "Tidak dikasih masuk di tas, cuma di kantongan. Dan memang yang bawa uangnya itu Pak Desa, bukan saya."

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved