Berita Kabupaten Boalemo
Bahagianya Warga Tilamuta Gorontalo Lihat Renovasi Jalan Potong Lahumbo, Dulu Dikenal 'Jalur Horor'
Pengerjaan jalan Potong Lahumbo di Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, kini tengah berjalan.
Penulis: Nawir Islim | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/jalan-potong-lahumbo-15-Juni-2025.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Pengerjaan jalan Potong Lahumbo di Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, kini tengah berjalan.
Meski belum rampung, masyarakat sekitar begi antusias dan bahagia.
Jalan yang bertahun-tahun dikenal sebagai “jalur horor” itu sebentar lagi akan nyaman dilewati kendaraan.
Masyarakat menamai jalur horor dikarenakan kawasan itu banyak lubang. Minimnya penerangan semakin menambah pengalaman buruk bagi pengendara.
“Baru begini saja kita sudah senang. Akhirnya jalan ini diperhatikan juga. Tapi kami tidak sabar lihat jalan ini selesai sepenuhnya,” ungkap Arman Lahe warga Desa Lahumbo saat ditemui TribunGorontalo.com pada Sabtu (14/6/2025).
Menurut Arman, beberapa kali terjadi kecelakaan maut di jalur yang sama akibat lubang besar yang tertutup air hujan.
"Kalau tidak salah sekitar tahun 2023, satu pengendara motor ambruk bahkan kepalanya pecah akibat motornya jatuh karena lubang," ungkap Arman Lahe.
Jika proyek ini rampung, kata Arman, masyarakat bisa lancar membawa hasil kebun secara leluasa tanpa dihantui bahaya.
“Jalan ini bukan cuma untuk lewat. Ini nyawa ekonomi kami,” pungkasnya.
Baca juga: Sosok Yusuf Bisang, 53 Tahun Jadi Kusir Delman dari Manado hingga Gorontalo
Warga lain, Junaidi Dunggio, mengutarakan pendapat serupa. Ia mengaku sudah terlalu lama berjibaku dengan jalan rusak yang membuatnya resah.
“Kami tiap hari lewat sini, jadi kalau bisa cepat selesai, itu sangat kami syukuri,” kata Junaidi Dunggio, sopir bentor yang setiap hari melintasi jalur tersebut.
Pantauan TribunGorontalo.com di lokasi, ruas jalan mulai dilapisi aspal. Namun pengerjaan masih akan terus berlanjut.
Warga menaruh harapan besar agar pemerintah tidak berhenti di tengah jalan seperti proyek sebelumnya yang mangkrak.
“Kita sudah terlalu sering dijanjikan. Tapi kali ini beda karena kita sudah lihat alat berat kerja. Cuma kami minta, jangan berhenti sampai di sini,” tutur Junaidi.
Sementara itu, Marthias Thalib selaku Fungsional Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga PUPR Boalemo menjelaskan bahwa proyek ini masuk dalam daftar prioritas pemerintah daerah dan dilanjutkan secara bertahap.