Kamis, 5 Maret 2026

PEMPROV GORONTALO

DPPPA Provinsi Gorontalo Dorong Penguatan Program Kabupaten/Kota Layak Anak 2025 di Pohuwato

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Gorontalo terus mengukuhkan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan yang ramah da

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto DPPPA Provinsi Gorontalo Dorong Penguatan Program Kabupaten/Kota Layak Anak 2025 di Pohuwato
HUMAS DPPPA PROVINSI GORONTALO
SOSIALISASI -- Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Gorontalo, Yana Yanti Suleman, membuka kegiatan sosialisasi dan penguatan kelembagaan serta optimalisasi penginputan evaluasi Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2025 di Hotel Mongrove Eco Resort, Pohuwato, Kamis (12/6/2025). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Gorontalo terus mengukuhkan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan yang ramah dan aman bagi anak-anak di daerah.

Melalui Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Pemenuhan Hak Anak, DPPPA menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan penguatan kelembagaan serta optimalisasi penginputan Evaluasi Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) tahun 2025.

Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 12 Juni 2025 di Hotel Mongrove Eco Resort, Kabupaten Pohuwato, dan dibuka langsung oleh Kepala DPPPA Provinsi Gorontalo, Yana Yanti Suleman.

Turut hadir sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Pohuwato yang memiliki keterkaitan langsung dengan implementasi program KLA.

Dalam sambutannya, Yana Yanti Suleman menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mewujudkan Kabupaten/Kota Layak Anak, termasuk optimalisasi penginputan data evaluasi sebagai indikator utama dalam menilai capaian dan keseriusan pemerintah daerah.

“Anak-anak adalah investasi masa depan bangsa. Sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menciptakan ruang tumbuh yang aman, nyaman, serta mendukung perkembangan fisik, psikologis, dan sosial mereka. Pohuwato memiliki potensi besar untuk menjadi daerah percontohan KLA, dan itu dimulai dari penguatan kelembagaan hingga akurasi data evaluasi,” ujar Yana.

Kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk menyosialisasikan mekanisme evaluasi KLA, tetapi juga memperkuat kapasitas kelembagaan daerah dalam menjalankan prinsip-prinsip pemenuhan hak anak.

DPPPA berharap Kabupaten Pohuwato dapat terus meningkatkan komitmen dan langkah nyata dalam mewujudkan wilayah yang inklusif terhadap hak-hak anak.

“Anak-anak adalah subjek pembangunan, bukan sekadar objek perlindungan. Ketika kita berbicara tentang masa depan daerah, kita sedang berbicara tentang bagaimana anak-anak hari ini dididik, dilindungi, dan didukung untuk berkembang secara optimal,” tambah salah satu narasumber dari DPPPA Provinsi.

Program Kabupaten/Kota Layak Anak sendiri merupakan strategi nasional yang mengintegrasikan komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam upaya pemenuhan hak dan perlindungan anak secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan.

Dengan adanya kegiatan ini, DPPPA Provinsi Gorontalo menaruh harapan besar agar Pohuwato dapat menjadi kabupaten yang bukan hanya ramah anak secara administratif, tetapi juga menjadi lingkungan yang secara nyata mendukung tumbuh kembang anak secara maksimal—agar mereka kelak menjadi generasi penerus bangsa yang tangguh dan berkualitas. (*) ADV Pemprov Gorontalo

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved