Berita Kota Gorontalo
Begini Strategi Pamungkas Pemkot Gorontalo Genjot Ekonomi Lewat Investasi
Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo kian serius menggaet investor demi mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PEMKOT-GORONTALO-Wawali-Kota-Gorontalo-Indra-Gobel-investasi.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo kian serius menggaet investor demi mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah.
Strategi terbaru terwujud dalam pengajuan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pemberian Insentif atau Kemudahan kepada Masyarakat yang Berprofesi sebagai Investor.
Ranperda ini menjadi terobosan hukum yang diharapkan membuka pintu selebar-lebarnya bagi penanaman modal di Kota Gorontalo.
Ranperda ini secara resmi diajukan dalam sidang paripurna DPRD Kota Gorontalo pada Senin, 19 Mei 2025 lalu.
Langkah ini menegaskan komitmen Pemkot untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif.
Dasar Hukum Kuat: Turunan Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah
Ranperda insentif investor ini bukan dibuat tanpa dasar. Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, menjelaskan bahwa Ranperda ini merupakan turunan langsung dari Pasal 278 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 serta Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2019 (sebagai pengganti PP Nomor 45 Tahun 2008).
Regulasi pusat ini memberikan legitimasi dan landasan hukum bagi daerah untuk memberikan berbagai fasilitas kepada investor.
Tujuan utama dari Ranperda ini sangat jelas: untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kota Gorontalo.
Dengan adanya regulasi ini, Pemkot bertekad untuk tidak mempersulit proses perizinan bagi investor, selama tujuan investasi mereka memang untuk mengembangkan perekonomian lokal.
"Kami tidak akan persulit untuk kepengurusan perizinannya selama tujuan investasinya untuk mengembangkan perekonomian," tegas Indra Gobel, menjamin kemudahan birokrasi.
Potensi Investasi dan Tahap Pembahasan
Pemkot Gorontalo secara terbuka mengundang investor dari berbagai sektor.
Saat ini, informasi mengenai potensi masuknya investor dari sektor perhotelan mulai mencuat, meskipun belum ada konfirmasi pasti untuk sektor rumah sakit.
Rencana pembahasan Ranperda ini bersama badan legislatif akan dilakukan setelah semua informasi mengenai calon investor telah final.