Timnas Indonesia

Timnas Indonesia Dapat Kucuran Dana Rp 277 Miliar dari APBN

Timnas Indonesia mendapat kucuran dana sebesar Rp 277 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Editor: Fadri Kidjab
Cahyo - Biro Pers Sekretariat Presiden
PEMERINTAH DUKUNG TIMNAS -- Potret Presiden RI Prabowo Subianti bersalaman dengan penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny. Pemerintah mengucurkan dana Rp 277 Miliar dari APBN khusus untuk Timnas Indonesia. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Timnas Indonesia mendapat kucuran dana sebesar Rp 277 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Dilansir TribunGorontalo.com dari Kompas.com, Minggu (8/6/2025), dana ini merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Hal ini sebagaimana diinformasikan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melalui akun Instagram @ditjenpajakri hari ini, Minggu (8/6/2025).

Dalam unggahan itu dijelaskan, anggaran tersebut akan digunakan untuk berbagai program strategis, seperti pelatihan Timnas senior dan kelompok usia, serta kegiatan asosiasi sepak bola nasional. 

“Pajak yang kita bayarkan turut berperan dalam mendukung Garuda mendunia,” tulis DJP, dikutip dari Kontan.

Pemerintah berharap dukungan ini tak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga menjadi bagian dari pembangunan jangka panjang sepak bola nasional—mulai dari pembinaan usia dini hingga pencapaian prestasi internasional.

“Langkah ini menunjukkan dukungan pemerintah demi kemajuan sepak bola Indonesia dengan harapan membawa Garuda mendunia di kancah Piala Dunia Tahun 2025,” lanjut pernyataan DJP. 

Jika dikonversi, alokasi Rp 277 miliar tersebut setara dengan sekitar 16,79 juta dollar AS (dengan kurs Rp 16.500 per dollar AS). 

Anggaran ini mencerminkan komitmen negara terhadap sektor olahraga, terutama cabang sepak bola yang memiliki daya tarik dan antusiasme publik yang tinggi di Indonesia.

Di sisi lain, pemerintah menegaskan efisiensi anggaran yang dimulai pada tahun ini akan dilanjutkan pada 2026. 

Bahkan pelaksanaan efisiensi yang telah dilakukan tahun ini menjadi salah satu pertimbangan dalam penyusunan pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. 

"Pasti dilakukan, itu tadi. Jadi kalau mau disampaikan, jawaban saya tegas iya dilakukan," ujarnya setelah Rapat Paripurna DPR RI Ke-18 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2024-2025 di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (20/5/2025). 

Sri Mulyani mengatakan, saat ini hingga dua bulan mendatang, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan terus memonitor pelaksanaan efisiensi kementerian dan lembaga (K/L). 

Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto memerintahkan pemerintah untuk melakukan efisiensi APBN 2025 dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025. 

Dari total efisiensi anggaran pada Inpres tersebut sebesar Rp 306,69 triliun, sebanyak Rp 256,10 triliun berasal dari anggaran belanja K/L, sementara Rp 50,59 triliun berasal dari transfer ke daerah (TKD).

Baca juga: Daftar Lengkap 32 Pemain Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia Tiba di Jepang

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved