Ijazah Jokowi
Sudah Dinyatakan Asli, Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi Berbuntut Penjara untuk Dokter Tifa?
Salah satu nama yang terseret adalah dr. Tifauzia Tyassuma, atau yang dikenal sebagai Dokter Tifa. Ia menjadi sorotan setelah terus menggaungkan naras
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Dokter-Tifa-cbsa.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM-Polemik lama soal keaslian ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, kembali menghangat. Setelah Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyatakan ijazah Jokowi asli pada 22 Mei 2025 lalu, kini giliran pihak-pihak yang menyebarkan tudingan palsu harus menghadapi konsekuensinya di ranah hukum.
Salah satu nama yang terseret adalah dr. Tifauzia Tyassuma, atau yang dikenal sebagai Dokter Tifa. Ia menjadi sorotan setelah terus menggaungkan narasi bahwa Jokowi tidak pernah lulus dari Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM). Namun kini, ketika kebenaran sudah dikukuhkan secara resmi, Dokter Tifa justru mengaku merasa dizalimi.
Diketahui, Jokowi telah membuat laporan ke Polda Metro Jaya terkait tuduhan ijazah palsu ini.
Salah satu nama yang dilaporkan adalah Dokter Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa.
Dokter Tifa terus menuding Jokowi tidak tamat dari Fakultas Kehutanan UGM.
Namun kini dokter Tifa merasa Jokowi terlalu kejam hingga melaporkannya ke Polisi.
Baca juga: Ramalan Zodiak Cancer, Leo, Virgo Besok Senin 9 Juni 2025: Cinta, Karier, hingga Keuangan
Tifauzia mengatakan mestinya Jokowi tak perlu memenjarakan orang-orang demi menunjukan ijazah UGM.
"Jadi tidak usah mengorbankan orang dua sudah dipenjara, lalu apakah beliau harus menunggu saya ibu rumah tangga sederhana, seorang perempuan dengan anak-anak harus dipenjara juga?
Dan beliau tidak ingin juga menunjukan ijazahnya," kata Tifa.
Selain ibu rumah tangga, Tifa juga mengatakan Kurnia dalam kondisi tidak sehat.
"Apa saya dengan ibu Kurnia yang kondisi kesehatan tidak sehat, yang selama ini berbakti sebagai pengacara yang tidak dibayar," katanya.
Ia menekankan bahwa tidak takut dipenjara asalkan Jokowi memperlihatkan ijazah UGM.
"Supaya tahu dokter Tifa, ibu Kurnia tidak takut dipenjara. Kami banyak meme mengejek, menghina kami, 'saya menunggu dokter Tifa pakai baju orange'. Tidak masalah jika kami bersalah," katanya.
Dia mengatakan putusan bersalah atau tidak tergantung pada selembar ijazah Jokowi.
"Tetapi yang menyatakan salah atau benar hanya selembar ijazah asli saja. Seandainya memang ada ijazah asli dengan senang hati saya pakai baju orange, dengan senang hati saya masuk lapas," katanya.