Rabu, 11 Maret 2026

Judi Online Komdigi

Fakta-Fakta Mengenai Adhi Kismanto, Hanya Lulusan SMK Bisa Kendalikan Oknum ASN Komdigi

Namun, Budi Arie merasa dikhianati setelah mengetahui bahwa Adhi Kismanto justru terlibat dalam praktik melindungi situs judi online.

Tayang:
Editor: Minarti Mansombo
zoom-inlihat foto Fakta-Fakta Mengenai Adhi Kismanto, Hanya Lulusan SMK Bisa Kendalikan Oknum ASN Komdigi
Kompas.com/Intan Afrida Rafni
JUDI ONLINE KOMDIGI-Fakta-Fakta Mengenai Adhi Kismanto, Ahli IT Bisa Kendalikan Oknum ASN Komdigi. Namun, Budi Arie merasa dikhianati setelah mengetahui bahwa Adhi Kismanto justru terlibat dalam praktik melindungi situs judi online. 

2. Tak Lulus Seleksi

Ketika mengikuti seleksi tenaga ahli teknisi pemblokiran konten negatif, Adhi Kismanto sebenarnya tidak lolos karena masalah administrasi.

Hal ini disampaikan Ketua Tim Program dan Keuangan Direktorat Aptika Kominfo, Ulfa Wachidiyah Zuqri yang hadir sebagai saksi pada sidang kemarin.

Ulfa mengungkap, Adhi Kismanto tidak lolos seleksi karena hanya berijazah SMK, sehingga tak memenuhi syarat sebagai pegawai kontrak.

Meski tidak memenuhi syarat, Direktur Pengendalian Ditjen Aptika Teguh Arifiyadi disebut menyarankan agar Adhi Kismanto tetap dibayarkan gajinya karena merupakan rekomendasi dari Budi Arie.

3. Minta Digaji Rp 17 Juta per Bulan

Ulfa akhirnya menggunakan dana operasional senilai Rp 10 juta per bulan selama dua bulan karena gaji Adhi Kismanto tidak dapat dibayar lewat anggaran resmi DIPA.

"Sehingga saya usulkan otomatis menggunakan dana tersebut (dana operasional) sebesar Rp 10 juta per bulan jadi totalnya Rp 20 juta," ujar Ulfa.

Sebelum disetujui, Adhi ternyata sempat meminta gaji Rp 17 juta per bulan. Angka itu bahkan melampaui gaji manajer di Kominfo yang hanya Rp 16 juta.

"Tadinya saudara Adhi meminta dari waktu kualifikasi sebesar Rp 17 juta," ungkap Ulfa di depan Jaksa.

Jaksa sempat memastikan, "Minta 17 juta? 17 juta per bulan?"

"Betul, dan itu sudah di level manajer, manajer kami aja hanya Rp 16 juta," tegas Ulfa.

4. Pegawai Komdigi Patungan Bayar Gaji

Dalam sidang Rabu kemarin, juga terungkap fakta, sejumlah pegawai di Direktorat Aptika Kominfo patungan untuk membayar gaji Adhi.

Awalnya Ulfa menjelaskan, pembayaran gaji Adhi menggunakan skema anggaran operasional atau dana kas yang sebenarnya digunakan untuk pembelian alat tulis kantor (ATK).

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved