Gempa Bumi
Getaran Gempa Bumi Magnitudo 4,7 Guncang Bengkulu Selasa Sore, Terasa hingga 4 Wilayah
Wilayah perairan barat daya Bengkulu Utara diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,7 pada Selasa, 27 Mei 2025 pukul 15.09 WIB.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/GEMPA-BUMI-Gempa-terjadi-sore-ini-di-Bengkulu.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM — Wilayah perairan barat daya Bengkulu Utara diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,7 pada Selasa, 27 Mei 2025 pukul 15.09 WIB.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa terletak pada koordinat 3,78° Lintang Selatan dan 101,60° Bujur Timur, tepatnya di laut sekitar 76 kilometer barat daya Bengkulu Utara, dengan kedalaman 22 kilometer.
Getaran Dirasakan di Beberapa Wilayah
BMKG mencatat bahwa gempa ini dirasakan oleh masyarakat di sejumlah wilayah dengan intensitas sebagai berikut:
III MMI: Kota Bengkulu dan Bengkulu Utara (getaran dirasakan nyata di dalam rumah, terasa seakan-akan ada truk berlalu)
II–III MMI: Kabupaten Lebong
II MMI: Kabupaten Kepahiang
Gempa ini dirasakan cukup jelas namun tidak menimbulkan kerusakan.
Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan bangunan atau korban jiwa.
Analisis Kegempaan
Gempa bumi ini termasuk dalam kategori gempa dangkal dengan kedalaman 22 km, yang kemungkinan besar dipicu oleh aktivitas pada zona subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia di barat Pulau Sumatra.
Zona ini memang dikenal aktif secara tektonik dan sering memicu gempa bumi dengan berbagai skala.
Bengkulu merupakan salah satu wilayah paling aktif secara seismik di Indonesia.
Sepanjang sejarah, beberapa gempa besar dan merusak pernah terjadi di kawasan ini, termasuk gempa Bengkulu tahun 2000 dan 2007.
Aktivitas gempa berskala kecil hingga menengah seperti hari ini merupakan bagian dari dinamika subduksi yang berlangsung secara terus-menerus di wilayah tersebut.
Imbauan dan Mitigasi
BMKG menyatakan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami, namun masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
Saran dan langkah mitigasi yang disampaikan oleh BMKG antara lain:
Tetap tenang dan tidak panik saat gempa terjadi.
Hindari bangunan yang retak atau rusak akibat getaran.
Periksa kembali struktur rumah untuk memastikan keamanan pascagempa.
Siapkan tas siaga bencana berisi kebutuhan darurat.
Rutin mengikuti informasi resmi dari BMKG dan instansi kebencanaan.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh isu atau berita tidak benar (hoaks) yang dapat menimbulkan keresahan.
Informasi resmi hanya dapat diperoleh melalui kanal BMKG, seperti situs web, aplikasi Info BMKG, atau akun media sosial resminya.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.