Senin, 16 Maret 2026

Berita Nasional

Cerita Lengkap Remaja Perempuan di Karawang Berubah Jadi Laki-laki Secara Alami

Sebuah fenomena langka dan menarik perhatian publik terjadi di Dusun Kandayakan, Desa Dayeuhluhur, Kecamatan Tempuran, Karawang.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Cerita Lengkap Remaja Perempuan di Karawang Berubah Jadi Laki-laki Secara Alami
Tribun
CERITA VIRAL -- Lengkap cerita seorang perempuan di Karawang jadi laki-laki normal. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Sebuah fenomena langka dan menarik perhatian publik terjadi di Dusun Kandayakan, Desa Dayeuhluhur, Kecamatan Tempuran, Karawang.

Seorang remaja yang dulunya dikenal sebagai perempuan dengan inisial RSM, kini mengalami perubahan fisik yang signifikan dan beridentitas sebagai laki-laki.

Kisah ini terungkap dari penuturan sang kakek, Sarta (69), yang dengan gamblang menceritakan perjalanan unik cucunya.

Menurut Sarta, saat dilahirkan 16 tahun lalu, RSM berjenis kelamin perempuan.

Namun, seiring berjalannya waktu dan memasuki masa remaja, keanehan mulai terlihat.

"Iya, sekarang ada tumbuh kayak laki-laki di kelaminnya. Ciri-ciri kelaminnya semakin terlihat," ungkap Sarta di kediamannya pada Rabu (21/5/2025), seperti dikutip dari Tribun Jabar.

Perubahan fisik RSM ternyata sudah mulai tampak sejak usia balita.

Bahkan, keluarga menyadari perkembangan biologis RSM lebih mengarah ke laki-laki sejak ia duduk di bangku Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Kondisi ini sempat membuat RSM mengalami keluhan fisik dan menjalani pemeriksaan di puskesmas.

Hasil pemeriksaan medis kala itu mengindikasikan bahwa RSM secara biologis adalah laki-laki.

Pemeriksaan lanjutan di rumah sakit semakin menguatkan diagnosis tersebut.

Seiring dengan perubahan kelamin ini, nama RSM pun turut berganti inisial menjadi AP.

"Anaknya menerima dengan baik, tidak minder. Sekarang dia pakai celana, tidak lagi pakai kerudung atau rok," lanjut Sarta.

Keluarga pun memberikan dukungan penuh terhadap perubahan identitas AP yang kini beranjak dewasa.

Di tengah kisah unik ini, terungkap pula kondisi keluarga AP yang memprihatinkan.

Orang tuanya telah berpisah, dan AP tinggal bersama kakek-nenek serta beberapa anggota keluarga lain di rumah sederhana yang sebagian dindingnya rusak.

Meski demikian, AP dikenal sebagai remaja yang tangguh dan pekerja keras.

Ia bahkan membantu sebagai buruh tani saat musim panen dan mampu mengangkat karung gabah seberat 50 kilogram.

"Dia kuat angkat karung gabah. Alhamdulillah anaknya semangat dan bisa menerima kondisinya," tutur sang kakek dengan bangga.

Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang melalui Humasnya, Luthfi, membenarkan bahwa AP telah menjalani serangkaian pemeriksaan di rumah sakit tersebut.

"Hari ini pasien datang kembali untuk pemeriksaan lanjutan. Dari hasil observasi dokter urologi, ditemukan adanya testis pada pasien," jelas Luthfi kepada awak media pada Rabu, seperti dilansir Warta Kota.

Lebih lanjut, berdasarkan hasil observasi dokter spesialis urologi, AP didiagnosis mengalami hipospadia penoskrotal, bifid skrotum, dan disorder of sex development (DSD).

Secara medis, kondisi ini menjelaskan bahwa pasien memang laki-laki secara biologis, namun alat kelaminnya tidak berkembang secara tipikal.

"Kami tengah persiapkan untuk menjalani operasi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung sesuai rujukan yang diminta oleh keluarga pasien," imbuh Luthfi.

Pihak RSUD Karawang memastikan akan terus mengawal proses rujukan dan mendampingi AP hingga penanganan medis di RSHS Bandung terlaksana dengan tuntas.

"Kami akan bantu hingga proses selesai. Tapi soal tindakan medis selanjutnya, itu sudah menjadi wewenang RSHS," pungkasnya.(**)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved