Tribun UMKM
Herlina Lihawa Kades Hulawa Gorontalo Rintis Bisnis Fesyen, Berawal dari Modal 1 Juta
Herlina Lihawa merupakan Kepala Desa Hulawa, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

(Penulis: Sri Yolanda Tangahu, Peserta Magang dari Universitas Negeri Gorontalo)
TRIBUNGORONTALO COM – Herlina Lihawa merupakan Kepala Desa Hulawa, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Ia menjabat sejak tahun 2012. Sebelumnya Herlina adalah Kepala Urusan (Kaur) Umum Desa Hulawa.
Sebelum memimpin desa, Herlina lama dikenal sebagai pengusaha fesyen. Wanita kelahiran 1 Juni 1972 ini mengaku terjun ke dunia UMKM sejak dirinya masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Ia menjajakan produk rias wajah (make up) kepada teman-teman sekolahnya.
Passion wirausaha Herlina ternyata warisan keluarga.
Orang tuanya telah lama menjalankan bisnis mulai salon kecantikan, usaha lampu, mebel, hingga pakaian.
Semangat dan jiwa dagangnya terus tumbuh hingga orang tuanya memberikan uang Rp1 juta untuk modal awal bisnis mandiri.
Modal itu digunakan Herlina sebaik mungkin.
Setelah bisnisnya mendapatkan pemasukan besar, ia menabungnya.
Kini Herlina memiliki butik di Desa Hulawa, sekitar 300 meter dari kantor Desa Hulawa.
Ia menjual berbagai kebutuhan rumah tangga seperti sofa, lemari, aksesori, gaun, hingga pakaian dinas lapangan (PDL).
Produk-produk milik Herlina didistribusi langsung dari Surabaya, Jawa Timur.
Suami Herlina bekerja sebagai kapten kapal di Surabaya.
Baca juga: Lulusan Teknik Gagas Usaha Gerobak Kopi, Edwin Wesley Sasue Raup Omzet Rp 30 Juta per Bulan
Sebelum kembali ke kampung halamannya, Herlina lama tinggal bersama suaminya di Jawa Timur.
Sehingga ia telah banyak mengenal dunia fesyen yang berkembang di Pulau Jawa.
Bahkan studinya sempat terputus karena terlalu sibuk mengurusi usahanya.
Herlina baru melanjutkan kuliahnya di Universitas Negeri Gorontalo setelah memutuskan pindah domisili.
Sukses mendirikan butik di Desa Hulawa mendorong Herlina membuka jaringan reseller di Kabupaten Pohuwato dan Kecamatan Batudaa Pantai.
Baca juga: BREAKING NEWS: Fauzan Gani Remaja 15 Tahun Tenggelam di Sungai Bolango Gorontalo
“Di Desa Hulawa sendiri ada enam orang seller yang membantu saya memasarkan barang. Saya titipkan produk, mereka yang jalankan, dan kemudian hasil penjualan mereka setor,” ujar Herlina saat ditemui pada Kamis (15/5/2025) malam.
Butik Herlina saat ini mencatat omzet bulanan mencapai Rp 4 juta.
Usaha ini tidak hanya memberikan keuntungan bagi dirinya sendiri, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi warga sekitar yang ikut menjadi reseller.
Herlina kini fokus menjadi pelayan publik sembari mengembangkan usaha.
Ia bermimpi menjadi pengusaha sukses sekaligus pemimpin besar bagi masyarakat.
(TribunGorontalo.com/*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.