Berita Haji Gorontalo
Jemaah Calon Haji Gorontalo Siap-Siap! Pengangkutan Koper Bagasi ke Asrama Mulai 16 Mei
Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Kabid PHU) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Mansur Basir, menginformasikan update te
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Deretan-koper-jemaah-haji-Gorontalo-siap-diberangkatkan-ke-tanah-suci.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Kabar penting bagi jemaah calon haji (JCH) asal Provinsi Gorontalo.
Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Kabid PHU) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Mansur Basir, menginformasikan update terbaru.
Melalui keterangan tertulisnya, ia menjelaskan bahwa proses pengangkutan koper bagasi JCH dari Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten/Kota menuju Asrama Haji Gorontalo akan dimulai pada Jumat, 16 Mei 2025.
Informasi ini disampaikan H. Mansur Basir kepada Tim Media Center Haji pada Selasa (13/5/2025).
Setibanya koper bagasi di Asrama Haji, lanjut Mansur, akan segera dilakukan proses pemeriksaan dan penimbangan oleh pihak-pihak terkait pada hari berikutnya, Sabtu, 17 Mei 2025.
"Kami mengimbau seluruh jemaah untuk benar-benar memperhatikan aturan yang telah disampaikan," kata dia.
Aturan itu baik mengenai batas maksimal berat koper maupun larangan membawa barang-barang tertentu.
Adapun sejumlah barang yang dilarang seperti cairan berlebihan, benda tajam, atau barang-barang lain yang tidak diperbolehkan dalam penerbangan.
Mansur menambahkan bahwa pemeriksaan ini krusial untuk memastikan kelancaran proses pengangkutan koper menuju Bandara Djalaluddin Gorontalo.
Pengangkutan ke bandara akan dilaksanakan pada hari dan tanggal yang sama setelah seluruh proses pemeriksaan selesai.
"Semua koper yang sudah lolos pemeriksaan akan langsung diangkut ke bandara, sehingga sangat penting bagi seluruh jemaah untuk tidak terlambat dalam penyerahan koper dan mematuhi ketentuan yang berlaku," ujarnya.
Jemaah Termuda dan Tertua
Dari sebanyak 987 jemaah haji Gorontalo yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci tahun ini, terdapat dua sosok yang mencuri perhatian karena usianya.
Yang pertama adalah Adji Rahim, jemaah tertua asal Kota Gorontalo.
Perempuan kelahiran 1945 itu kini berusia sekitar 79 tahun, dan menjadi bagian dari rombongan ke-10.
Karena masuk kategori lanjut usia, Adji akan ditemani oleh anggota keluarganya yang telah memenuhi syarat sebagai pendamping lansia.
"Yang bersangkutan sudah mengurus pendamping lansia, yaitu anggota keluarga yang telah mendaftar haji lebih dari lima tahun lalu," kata Adam Akaji, staf Layanan Haji dan Umrah Terpadu Kemenag Kota Gorontalo, Selasa (6/5/2025).
Sementara itu, jemaah termuda dari Kota Gorontalo adalah Muhammad Adrian Umar, pemuda kelahiran 2005 yang masih berusia 19 tahun.
"Awalnya kami kira yang termuda adalah Muhammad Rafli Mahmud yang berusia 20 tahun, ternyata masih ada yang lebih muda," ujar Rini Yusuf, staf lainnya di layanan haji.
Menurut data Kemenag, usia termuda yang biasa mendapat kesempatan berhaji berkisar 18–19 tahun.
Tahun ini, Adrian menjadi salah satu yang beruntung bisa menunaikan rukun Islam kelima di usia muda.(*)
| Kuota Haji Gorontalo Dipangkas hingga 37 persen, Dari 969 Jadi 608 Jemaah di Tahun 2026 |
|
|---|
| Fase Pemulangan Jemaah Haji 1446 H Selesai, Total 446 Jemaah Wafat |
|
|---|
| Tak Ada Jamaah Haji Gorontalo yang Gugur dan Sakit di Tanah Suci, Kemenag: Ini Kali Pertama |
|
|---|
| Kloter 32 Jamaah Haji Gorontalo Tiba di Tanah Air, 179 Jemaah Pulang Utuh dan Sehat |
|
|---|
| Ini Jadwal Pasti Kepulangan Jamaah Haji Asal Gorontalo, Satu Orang Lebih Awal karena Operasi |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.