Perempuan Inspiratif Gorontalo
Marlona Mahasiswi Gorontalo Bercita-cita Jadi Guru: Menebar Manfaat, Bukan Sekadar Pujian
Mahasiswi Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Gorontalo (UNG) ini juga memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat dan budaya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Marlona-mahasiswi-Universitas-Negeri-Gorontalo.jpg)
(Penulis: Kelompok Magang dari UNG)
TRIBUNGORONTALO.COM – Di balik wajah lembut dan senyum ramah Marlona (19), tersimpan semangat besar dan visi hidup yang kuat.
Mahasiswi Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Gorontalo (UNG) ini juga memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat dan budaya.
Marlona berasal dari Desa Ombulu, Kecamatan Batu Selatan, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
Saat ini ia tinggal dekat Kampus 4 UNG Gorontalo.
“Alasan memilih jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, bukan hanya karena saya sekadar menyukai kata-kata tapi karena sastra saya merasa lebih hidup berkali-kali dalam satu kehidupan,” ucap Marlona saat diwawancarai pada Senin (5/5/2025).
Bagi Marlona, hidup tak cukup hanya dengan menjalani tapi harus juga memberi arti.
Ia tumbuh dengan nasihat sang ayah yang terus terngiang hingga kini.
“Ayah saya pernah berkata seperti ini profesi yang menguntungkan di dunia dan di akhirat itu cuma dua guru sama dokter. Makanya saya ingin menjadi seseorang yang nggak hanya menikmati indahnya bahasa tetapi juga membagikannya,” ucapnya.
Cita-cita baginya bukan hanya angan. Marlona meyakinkan dirinya untuk terus belajar dan membentuk diri. Sehingga ia kelak menjadi sosok guru yang tak hanya mengajar di kelas tapi menghidupkan semangat dan harapan dalam diri siswa-siswinya.
“Menjadi ibu guru yang tak hanya mengajar tapi menyalakan semangat dalam diri orang lain itu adalah pilihan saya,” tuturnya tegas.
Menebar Manfaat, Bukan Sekadar Pujian
“Saya percaya bahwa hidup yang paling indah adalah hidup yang berguna. Itulah sebabnya saya bercita-cita menjadi seseorang yang kehadirannya membawa manfaat bukan untuk dipuji, tapi sampai bisa membentuk perubahan walau itu kecil,” jelas Marlona.
Tekad itu ia buktikan lewat berbagai pencapaian, organisasi, hingga kontribusi nyata bagi masyarakat.
Salah satu titik balik penting dalam hidup Marlona adalah ketika ia dinobatkan sebagai Juara 1 Duta Budaya Fakultas Sastra dan Budaya UNG tahun 2023.
Marlona sangat mengagumi dua sosok perempuan yang membentuk semangat hidupnya ibunya dan Ustazah Oki Setiana Dewi.