Puting Beliung di Gorontalo

Daftar Pemilik 40 Rumah Terdampak Puting Beliung di Pentadio Gorontalo, 167 Jiwa Korban

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gorontalo kembali merilis data terbaru terkait dampak angin puting beliung yang menerjang Desa Pe

Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
FOTO: Arianto Panambang, TribunGorontalo.com
DAMPAK ANGIN -- Sebuah rumah semi permanen diterjang angin puting beliung hingga alami kerusakan nyaris 60 persen pada Senin (5/5/2025). Rumah ini berada di Desa Pentadio Timur, Kabupaten Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gorontalo kembali merilis data terbaru terkait dampak angin puting beliung yang menerjang Desa Pentadio Timur, Kabupaten Gorontalo, pada Senin (5/5/2025).

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Gorontalo, Marzan Yusuf, melalui pesan WhatsApp pada Senin sore. 

Ia menginformasikan bahwa berdasarkan data sementara dari Pemerintah Desa Pentadio Timur, tercatat 40 rumah dan 167 jiwa terdampak bencana alam tersebut.

"Ini data sementara dari Pemerintah Desa Pentadio Timur," tulis Marzan.

Lebih lanjut, Marzan menjelaskan bahwa kerusakan rumah-rumah warga bervariasi, mulai dari rusak ringan, sedang, hingga berat.

"Terkonfirmasi dari tim sejumlah rumah ada yang rusak ringan, sedang dan berat," tuturnya.

Warga yang terdampak puting beliung ini tersebar di dusun satu dan dusun tiga Desa Pentadio Timur.

"Kami dapat informasi kalau kerusakan itu terjadi di dusun satu dan tiga," ujar Marzan.

Ia juga menegaskan bahwa tim BPBD Kabupaten Gorontalo telah turun langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan pemantauan.

"Tim kami sudah memantau langsung hanya saja jumlah rumah yang terdampak itu kami belum dapat," terangnya sebelum data final terkumpul.

Berikut adalah daftar nama warga terdampak beserta jumlah jiwa dalam keluarga dan tingkat kerusakan rumah (data sementara):

Dusun Satu:

• Maryam Karim, 3 jiwa, dinding atap dan dapur rusak berat

• Yanti Ali, 4 jiwa, atap teras rusak sedang

• Santi Ali, 3 jiwa, atap dapur rusak sedang

• Since Panju, 9 jiwa, atap dan rangka rumah rusak berat

• Yahya Panju, 5 jiwa, atap dapur rusak sedang

• Kisman Deri Hanast, 5 jiwa, atap dapur rusak sedang

• Djafar Nusuri, 3 jiwa, atap dan rangka rumah rusak berat

• Usman Laniu, 2 jiwa, atap dapur rusak sedang

• Aisa D Rajak, 2 jiwa, atap dapur rusak sedang

• Rifli Dunggio, 4 jiwa, atap dan dapur rusak sedang

• Misran Usman, 6 jiwa, atap dapur rusak sedang

• Hadijah Kasim, 3 jiwa, kios, atap rumah, dapur rusak berat

• Ruidin Mingo, 4 jiwa, atap dapur rusak sedang

• Aisa Mingo, 4 jiwa, atap dapur rusak sedang

• Wahab Mingo, 2 jiwa, atap rumah rusak sedang

• Alpendi Saidi, 7 jiwa, atap rumah rusak sedang

• Siong Panju, 3 jiwa, atap rumah rusak sedang

• Yuri D. Adam, 11 jiwa, atap dapur rusak sedang

• Sartin N. Kuki, 4 jiwa, atap rumah dapur rusak berat

• Usman Djafar, 13 jiwa, atap rumah dapur rusak berat

• Isna Djafar, 4 jiwa, atap rumah dapur dan teras rusak berat

• Uni Abuba, 3 jiwa, atap rumah, dapur dan teras rusak berat

• Yanti Djafar, 5 jiwa, atap rumah dan dapur rusak sedang

• Arman Igirisa, 4 jiwa, atap rumah, dapur dan teras rusak berat

• Min Yusuf, 4 jiwa, atap rumah dan teras rusak berat

• Ice Yunus, 2 jiwa, atap dan teras rusak sedang

• Fery Rahman, 6 jiwa, atap rumah rusak sedang

• Djafar Mohamad, 3 jiwa, atap teras rusak sedang

• Perusahaan Kwantop, atap perusahaan rusak berat

Dusun Tiga:

• Moniro Suko, 4 jiwa, atap dan rangka rumah rusak berat

• Yunus Umar, 5 jiwa, atap dapur rusak sedang

• Abdurahman Adu, 4 jiwa, atap dan rangka rumah rusak berat

• Ningsi Wahab Manune, 5 jiwa, atap dapur rusak sedang

• Lisna Kaku, 2 jiwa, atap dapur rusak sedang

• Ariana Mustapa, 1 jiwa, atap dapur rusak sedang

• Wahab Dua, 2 jiwa, atap dapur rusak sedang

• Yasin Abdullah, 4 jiwa, atap dapur rusak sedang

• Idris Mondo, 4 jiwa, atap dapur rusak ringan

• Nur Kholisa, 4 jiwa, garasi mobil rusak ringan

Data ini masih bersifat sementara dan kemungkinan akan terus diperbarui  seiring dengan pendataan yang dilakukan oleh tim di lapangan.

Bantuan bagi para korban terdampak diharapkan segera menyusul.

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved