Berita Viral
Dwi Astuti Dicor Hidup-hidup Pacarnya karena Minta Dinikahi, Sempat Hilang Sejak Februari
Dwi Astuti akhirnya ditemukan setelah dinyatakan hilang sejak Februari 2025.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/rtjsryhmjth.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Dwi Astuti akhirnya ditemukan setelah dinyatakan hilang sejak Februari 2025.
Melansir dari TribunSolo.com via TribunPekanbaru.com, jasadnya ditemukan di pekarangan rumah di Dusun Brubuh RT 04 RW 01 Desa Ngadirojo Lor Kecamatan Ngadirojo.
Dwi Astuti rupanya korban pembunuhan. Pelakunya adalah J (34). Diketahui, J merupakan pacar Dwi.
Dwi dihabisi oleh J karena pelaku tidak mau menikahi korban.
Diketahui sebelumnya, warga Dusun Brubuh RT 04 RW 01 Desa Ngadirojo Lor Kecamatan Ngadirojo dikagetkan dengan evakuasi jasad perempuan yang terkubur di belakang rumah salah satu warga, Kamis (1/5/2025).
Adapun polisi telah mengamankan pria bernama J (34) terduga pelaku pembunuhan dengan korban bernama Dwi Hastuti (48) warga Desa/Kecamatan Baturetno yang dilaporkan hilang sejak Februari 2025 lalu.
"Betul. Saat ini kita masih pendalaman. Pembongkaran tadi juga dipimpin Pak Kapolres (AKBP Jarot Sungkowo)," kata Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo.
Kasatreskrim Polres Wonogiri Iptu Agung Sedewo mengatakan dugaan motif pembunuhan dalam kasus itu adalah asmara.
Berdasarkan pengakuan J, korban meminta untuk dinikahi.
"Tapi yang bersangkutan tidak mau karena merasa sudah punya keluarga," kata dia.'
Kasatreskrim menambahkan berdasarkan pengakuan dari J, korban dibunuh dengan dicekik dan dibekap.
Menurutnya, pelaku juga takut saat mengetahui korban tak bernyawa, hingga akhirnya tubuh korban dikubur dan dicor di belakang rumah ayah J.
"Pengakuan dari tersangka (dicekik dan dibekap). Kita masih tunggu hasil visum et repertum. Masih kita dalami," jelasnya.
Saat ini jenazah korban dibawa ke RSUD dr. Moewardi Solo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Dicor Hidup-hidup
Kisah lainnya , Edi Andani menghabisi nyawa istrinya di Kabupaten Bener Meriah, Aceh.
Edi kini sudah ditangkap polisi.
Aksi Edi tergolong sadis.
Sebab, kuat dugaan Ia mengecor istrinya hidup-hidup di kebon kopi miliknya.
Di mana tubuh istrinya dimasukan ke dalam drum kemudian dicor dalam kondisi masih hidup.
Dimuat Tribunnews.com pada Minggu (2/2/2025) sosok Edi Andani merupakan pria yang hidup di kampung Uning Teritit, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Aceh.
Pria berusia 31 tahun itu berprofesi sebagai petani bersama istrinya yang usianya lebih tua empat tahun darinya.
Sebenarnya Edi merupakan warga asal Kampung Tanoh Abu, Kecamatan Atu Lintang, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh.
Namun dia memiliki kebun kopi di Kabupaten Bener Meriah dan bekerja sebagai petani kopi bersama istrinya.
Kepada Polisi, Edi mengaku nekat mengecor istrinya hidup-hidup lantaran sakit hati.
Sebelumnya keduanya sempat berselisih hingga Edi nekat memasukan istrinya ke dalam drum dan mengecor hidup-hidup.
Usai membunuh istrinya, Edi pun sempat kabur namun berhasil diringkus Polisi pada Jumat (31/1/2025).
Edi sempat melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri, namun berhasil diamankan polisi.
"Tim kita bergerak cepat dan saat ini pelaku sudah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut," ujar Kapolres Bener Meriah, AKBP Tuschad Cipta Herdani, dikutip dari TribunGayo.com, Sabtu (1/2/2025).
Akibat perbuatannya Edi pun terancam hukuman mati.
Artikel ini telah tayang di TribunPekanbaru.com dengan judul GEGER, Temuan Jasad Dwi Hastuti Dicor di Belakang Rumah, Pelaku Emosi Korban Minta Dinikahi
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.