Rabu, 4 Maret 2026

Berita Viral

Oknum Guru SMP di Bengkulu Tabrak dan Aniaya Kepala Sekolah Gara-gara Tidak Terima Dimutasi

Salah satu oknum guru di Bengkulu ini melakukan tindak kekerasan terhadap kepala sekolah. Mulai dari menabraknya hingga menganiaya dilakukan oknum gu

Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Oknum Guru SMP di Bengkulu Tabrak dan Aniaya Kepala Sekolah Gara-gara Tidak Terima Dimutasi
Romi Juniandra/TribunBengkulu.com
GURU ANIAYA KEPSEK - M Yani, kepsek korban penganiayaan oleh oknum guru di Kepahiang, Provinsi Bengkulu saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Kamis (24/4/2025). M Yani, Kepala Sekola SMPN 3 Bermani Ilir, Kepahiang, Bengkulu yang menjadi korban penganiayaan menceritakan detik-detik kejadian. 

Melihat warga dan pengendara yang semakin ramai, pelaku akhirnya melarikan diri. 

Korban ditolong oleh beberapa guru dan sempat dibawa ke salah satu klinik swasta, sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Kepahiang.

Dari RSUD, pihak keluarga yang tidak terima atas penganiayaan tersebut akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polres Kepahiang.

Untuk motif pelaku sendiri, korban mengatakan tidak mengetahui secara pasti apakah benar karena sakit hati dimutasi ke sekolah lain, atau karena merasa kesal akibat sering ditegur oleh korban.

Baca juga: iPhone 17 Dipajang di Toko China, Begini Desain Terbarunya

Korban memang sempat memberikan teguran dan bimbingan kepada pelaku karena sering membuat masalah di sekolah.

"Apakah dia dongkol kepada saya, atau karena merasa dimutasi karena saya. Itu dua prediksi motif dia," ungkap korban.

Pelaku ditangkap

RL diringkus Polres Kepahiang tidak lama setelah kejadian pada Selasa (22/4/2025).

Kasat Reskrim Polres Kepahiang, AKP Denyfita Mochtar, mengatakan bahwa pelaku dengan sengaja menganiaya korban.

Insiden terjadi sekitar pukul 07.30 WIB pagi. Saat itu, pelaku yang mengendarai sepeda motor dengan sengaja menabrak korban.

Ketika korban terjatuh, pelaku memukulnya sebanyak dua kali.

Baca juga: Program Makan Bergizi Gratis Milik Prabowo Tuai Kontroversi, Sudah 260 Siswa Alami Keracunan

Tidak berhenti di situ, saat korban hendak bangkit, pelaku juga menyiramkan cairan alkohol ke wajah korban.

"Setelah itu, barulah pelaku ini meninggalkan tempat kejadian. Korban sendiri ditolong oleh guru lain dan langsung dibawa ke klinik," ujar AKP Denyfita Mochtar, Rabu (23/4/2025).

Pelaku sakit hati dimutasi

Dari pemerikaaan sementara, pelaku mengaku melakukan aksinya karena sakit hati.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved