Remaja Gorontalo Jatuh di Jembatan
CCTV Jadi Kunci Pengungkapan Kasus Hilangnya Salsabilah Ibrahim di Jembatan Potanga Gorontalo
CCTV saat ini menjadi kunci pnegungkapan atas apa yang di alami Salsabilah, Gadis Gorontalo yang hilang di Jembatan Potanga.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/dfgjndrgnrdjn.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- CCTV saat ini menjadi kunci pnegungkapan atas apa yang di alami Salsabilah, Gadis Gorontalo yang hilang di Jembatan Potanga, Selasa (15/4/2025).
Salsabilah Ibrahim (17) warga Kelurahan Buladu, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo dikabarkan hilang sejak Senin (14/4/2025) dini hari.
Menurut keterangan keluarga dirinya keluar dari rumah usai dijemput pacarnya.
Namun, tak lama berselang keluarga mendapat informasi bahwa Salsabilah hilang di Jembatan Potanga.
Salsabilah ini diduga jatuh dari Jembatan Potanga pada pukul 00.00 Wita.
Baca juga: Fakta-Fakta Salsabilah Ibrahim, Remaja Gorontalo yang Hilang di Jembatan Potanga
AKP Pomil Montu, Kapolsek Kota Barat mengungkapkan proses penyelidikan hingga saat ini masih terus berlangsung.
Saat ini, pacar dan lima orang saksi lainnya telah dimintakan keterangan.
Namun, masih ada beberapa orang saksi lagi yang akan diusut untuk memperjelas peristiwa yang terjadi di malam itu.
"Proses penyelidikan masih terus berlangsung," ungkap Pomil, Senin (14/4/2025).
Selain menunggu keterangan dari saksi, AKP Pomil juga saat ini tengah menunggu rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
CCTV ini yang akan menjadi kunci apa yang terjadi pada Salsabilah hingga dia hilang di Jembatan Potanga.
CCTV ini juga dapat menguatkan kronologi yang disampaikan para saksi.
Baca juga: UPDATE Hari Kedua Pencarian Salabila Ibrahim Gadis Gorontalo yang Hilang di Jembatan Potanga
"Saat ini kita juga menunggu rekaman CCTV di sekitar TKP untuk menguatkan kronologi yang ada," tutur Pomil.
Berikut kronologi berdasarkan keterangan saksi:
Korban awalnya dijemput dari rumahnya di Kelurahan Buladu oleh salah satu saksi, kemudian mereka berkumpul dengan tiga teman lainnya.
Rombongan remaja ini sempat jalan-jalan menggunakan bentor, sebelum akhirnya berhenti di sekitar Jembatan 2 Buladu sekitar pukul 23.00 Wita.
Di lokasi itu, korban sempat curhat soal masalah dengan pacarnya.
Beberapa saat kemudian, sang pacar datang ke lokasi.
Di situlah terjadi cekcok antara keduanya.
Baca juga: Salsabilah Disebut Loncat ke Sungai Usai Cekcok dengan Pacar, Sempat Berjalan ke Jembatan Potanga
Bahkan sempat terjadi ketegangan antara pacar korban dan salah satu saksi.
Setelah kejadian itu, korban pergi sendirian menuju Jembatan Potanga, yang berjarak sekitar 400 meter.
Lima menit berselang, pacarnya menyusul.
"Berdasarkan keterangan pacar korban, saat ia tiba di Jembatan Potanga, korban sudah melompat ke sungai," kata AKP Pomil.
Namun, polisi belum bisa memastikan apakah korban bunuh diri atau ada unsur lain dalam insiden ini.
Dalam pemeriksaan, pacar korban menyebut Salsabilah punya masalah dengan keluarganya.
Sementara dari saksi lain, korban justru sempat mengaku sedang bermasalah dengan pacarnya.
Baca juga: Terungkap Penyebab Remaja Gorontalo Jatuh di Jembatan Potanga, Salsabilah Sempat Curhat dengan Teman
Pencarian Salsabilah Dilanjutkan
Pencarian terhadap Salsabilah Ibrahim, gadis 17 tahun yang dilaporkan hilang usai jatuh dari Jembatan Potanga, Kota Gorontalo, kembali dilanjutkan hari ini, Selasa (15/4/2025).
Memasuki hari kedua pencarian, tim gabungan mulai bergerak sejak pukul 07.00 Wita.
Menurut informasi dari lapangan, operasi hari ini akan difokuskan pada penyisiran dari Lokasi Kejadian Perkara (LKP).
Penyisiran ini dilakukan hingga ke muara sungai, pertemuan Sungai Bone dan Bolango.
Termasuk tim SAR akan menyisir area sekitar aliran sungai yang diduga menjadi lintasan arus saat kejadian.
Untuk memperluas jangkauan, Basarnas mengerahkan Kapal Rescue Boat (RB) 416 guna melakukan pencarian dari arah muara hingga ke laut lepas.
Baca juga: Polisi Beber Kronologi Jatuhnya Salsabilah dari Jembatan Potanga Gorontalo, Cekcok dengan Pacar
Strategi pencarian juga dibagi ke dalam tiga tim utama. Tim darat akan menyisir area pinggir sungai dan sekitar jembatan.
Tim air dengan perahu karet yang menyusuri aliran sungai dari LKP dan Tim laut menggunakan kapal besar untuk penyisiran dari muara ke perairan luar.
"Karena ini masih hari kedua, kami tetap lakukan pencarian intensif di sekitar LKP. Fokus kami masih besar di titik jatuhnya korban," kata anggota Kantor SAR Gorontalo dihubungi TribunGorontalo.com via Whatsapp.
Pada pencarian seharian gadis asal Kelurahan Buladu, Kota Gorontalo itu belum memang tidak membuahkan hasil.
Perlu diketahui, Salsabila diduga jatuh dari Jembatan Potanga sejak Minggu malam pukul 00.00 Wita.
Keberadaanya setelah itu tidak diketahui. Pencarian di badan sungai hingga di sepanjang Sungai Bulango, dilakukan sejak tadi malam hingga sore ini.
Baca juga: Pacar Salsabilah, Gadis Gorontalo yang Jatuh di Jembatan Potanga Kini Dimintai Keterangan Polisi
Personel Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kantor SAR) Gorontalo di lokasi, Alan Lasena, menjelaskan bahwa pencarian telah dilakukan sejak subuh dengan mengerahkan berbagai metode.
Sejumlah metode dilakukan termasuk penggunaan drone termal yang mampu mendeteksi suhu tubuh manusia. Namun, hasilnya masih nihil.
"Di awal kita menggunakan drone termal, namun tidak ada tanda-tanda keberadaan korban. Maka kita lanjutkan dengan pencarian langsung di bawah jembatan dan sepanjang aliran sungai," kata Alan.
Operasi SAR melibatkan sedikitnya 10 personel dari Basarnas Gorontalo, dibantu unsur TNI, Polri, relawan IEA Gorontalo, serta masyarakat setempat.
Baca juga: Keluarga Curiga Salsabilah Dibunuh Pacarnya, Warga Gorontalo Sempat Dengar Teriakan Minta Tolong
Tim dibagi dalam beberapa satuan untuk menyisir lokasi jatuhnya korban hingga ke arah muara Sungai Bone, dengan jarak pencarian mencapai 5 kilometer.
Pencarian hari ini resmi dihentikan pada pukul 18.00 Wita.
Tim SAR berencana melanjutkan pencarian kembali pada Selasa (15/4/2025) pukul 07.00 WITA.
Sosok Salsabilah di mata keluarga
Keluarga beberkan sosok Salsabilah Ibrahim, remaja perempuan yang dikabarkan jatuh dari Jembatan Potanga, Kota Gorontalo, Minggu malam (13/4/2025).
Menurut keterangan keluarga, Salsabilahh dikenal sebagai sosok yang pendiam dan tidak banyak bergaul.
Hal ini disampaikan langsung oleh sepupunya, Marten Abdullah.
Baca juga: Keluarga Curiga Salsabilah Dibunuh Pacarnya, Warga Gorontalo Sempat Dengar Teriakan Minta Tolong
“Orangnya biasa saja, tidak banyak berinteraksi. Dia lebih sering di rumah,” ujar Marten kepada TribunGorontalo.com, Senin (14/4/2025).
Hal senada juga disampaikan oleh nenek korban.
Ia tak kuasa menahan tangis saat menceritakan cucunya yang ia gambarkan sebagai gadis baik dan tidak neko-neko.
“Dua (Salsabilahh) sangat cantik dan sosok pendiam. Tidak benar itu kalau ada yang bilang dia minum-minuman. Dia bukan anak seperti itu,” ucapnya sembari menyeka air mata.
Keluarga merasa terpukul dengan beredarnya isu yang menyebutkan korban sempat pesta miras sebelum kejadian.
Mereka menilai informasi tersebut sebagai bentuk pembalikan fakta yang mencederai nama baik Salsabilahh.
“Kenapa mereka bilang dia minum? Itu tidak benar. Dia tidak pernah macam-macam. Kami tahu siapa dia,” tegas neneknya.
Baca juga: Kronologi Gadis Gorontalo Salsabilah Ibrahim Jatuh dari Jembatan Potanga, Sebelumnya Dijemput Pacar
Hingga kini, keluarga terus berharap Salsabilahh segera ditemukan, dan kebenaran soal insiden jatuhnya dari jembatan segera terungkap. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.