Rabu, 11 Maret 2026

Berita Viral

25 Jemaah Umrah Asal Indonesia Viral Gegara Terlantar di Bandara Changi, Singapura

Sebanyak 25 jemaah umrah Indonesia menjadi sorotan publik. Hal itu disebabkan gara-gara mereka di telantarkan di Bandara Changi, Singapura.

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto 25 Jemaah Umrah Asal Indonesia Viral Gegara Terlantar di Bandara Changi, Singapura
kolse/tangkap layar
JEMAAH UMRAH TELANTAR - Sebanyak 25 orang jemaah asal Kabupaten Padang Lawas Sumatera Utara dikabarkan sempat telantar di Bandara Changi Singapura. Bagaimana kondisi mereka? 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Sebanyak 25 jemaah umrah Indonesia menjadi sorotan publik.

Hal itu disebabkan gara-gara mereka di telantarkan di Bandara Changi, Singapura.

Kondisi mereka saat itu terlihat lesu, duduk dan tidur di ruang tunggu Bandara.

Dilansir dari Kompas.com, Dikutip dari laman Kemenag, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Bidang PHU Kanwil Kemenag Sumatera Utara Muhammad Syaiful Anwar menyebut jemaah yang terlantar di Bandara Changi, Singapura ini berangkat pada Selasa (8/4/2025) dari Bandara Kualanamu, Sumatera Utara pukul 20.00 WIB. 

Baca juga: Trik Licik Anggi Sulistiyo Moito Curi 9 Motor di Kota Gorontalo, Kendaraan Raib dalam Sekejap

Mereka lalu tiba di Bandara Changi pada pukul 22.00 WIB. Jemaah yang akan berangkat awalnya sejumlah 35 orang. 

Dari jumlah tersebut, 25 jemaah sudah berangkat dan tiba di bandara Changi, sementara 10 jemaah masih tertahan di Medan dengan menginap di Travel Hub Hotel Kuala Namu. 

Sebanyak 25 jemaah berangkat dahulu pada Selasa, karena tiket pesawat hanya tersedia 25 pack.

Sementara itu, 10 orang lainnya sejatinya berencana diberangkatkan keesokan harinya. 

Baca juga: Viral, Dokter Kandungan Diduga Lecehkan Pasien saat USG dengan Modus Periksa Secara Gratis

Meski seluruh visa Jemaah umrah ini sudah terbit, namun mereka gagal berangkat karena belum ada pihak muasasah (pengurus umrah di Arab Saudi) yang bisa mengangani Jemaah saat sampai di Riyad. 

“Sehingga dalam masa menunggu kepastian orang yang menghandle di Riyad Time limit booking tiket ter-cancel sehingga ketika mencari tiket pengganti namun belum dapat. Dikerenakan belum dapatnya tiket, jemaah umrah menunggu di Bandara Changi Singapura,” kata Syaiful. 

Menurut dia, jemaah menunggu di Bandara Changi kemudian diarahkan ke Hotel Kim Tian pada hari Rabu tanggal 9 April 2025 jam 18.00, setelah menunggu di bandara sekitar 18 jam. 

Baca juga: Surat Suara di Gorontalo Utara Siap Didistribusikan H-2 dan H-1 Pelaksanaan PSU

Jemaah sudah kembali ke tanah air PPNS lainnya, Khairul Anwar menuturkan, Direktur travel Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) PT. KJF siap bertanggungjawab sepenuhnya atas kondisi kelalaian dan kesalahan yang menyebabkan jamaah umrah gagal berangkat ke tanah suci. 

Adapun seluruh Jemaah umrah yang berjumlah 25 orang yang berada di Singapura, kini telah kembali ke tanah air. 

Mereka diinapkan di Hotel Travel hub bersama dengan 10 orang yang sebelumnya tertahan. 

Kemenag blokir Siskopatuh PT KJF 

Dikutip dari Antaranews, imbas terlantarnya 25 jemaah, Keme

Baca juga: Karena Yakin Ridwan Kamil Ayah Biologis dari Anaknya, Lisa Mariana Ditantang Sumpah Pocong

nterian Agama (Kemenag) RI memblokir akun Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (Siskopatuh) milik PT KJF akibat kegagalan pemberangkatan Jemaah. 

"Tim Dirjen PHU (Penyelenggara Haji dan Umrah) Kemenag RI telah memblokir akun Siskopatuh PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah) milik PT KFJ," tegas Kabid PHU Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Sumatera Utara Zulkifli Sitorus. 

Ia mengatakan, dengan pemblokiran ini artinya ke depan perusahaan biro perjalanan ini tidak bisa lagi memberangkatkan jamaah umrah sampai kasus ini terselesaikan dengan baik. 

Baca juga: Pernikahan Agus Buntung Viral di Media Sosial, Padahal Masih Mendekam di Penjara

PT KFJ mengaku siap mengembalikan setoran jamaah yang sebesar Rp31,15 juta per orang dan bertanggung jawab atas segala biaya yang timbul akibat kejadian ini, seperti akomodasi, transportasi, dan konsumsi selama masa kejadian hingga kembali ke Kabupaten Padang Lawas. 

"Jamaah umrah masih menunggu di Travel Hub Hotel Kualanamu hingga pihak travel melakukan pembayaran penuh atas biaya perjalanan umrah yang sudah disetor," kata Zulkifli. 

Pembayaran dari pihak PT KFJ disepakati paling lambat pada Selasa, 15 April 2025. (*)


Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved