Gempa Bumi
Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Pagi Ini Senin 14 April 2025, Kedalaman Hanya 18 Km
Gempa bumi dengan magnitudo 5,2 terjadi di perairan Laut Halmahera, Senin pagi (14/4/2025), pukul 09.33 Wita.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/UPDATE-GEMPA-Gempa-bumi-dengan-magnitudo-52-terjadi-di-perairan-Laut-Halmahera.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Gempa bumi dengan magnitudo 5,2 terjadi di perairan Laut Halmahera, Senin pagi (14/4/2025), pukul 09.33 Wita.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa berada pada koordinat 0.54 Lintang Utara dan 126.11 Bujur Timur, dengan kedalaman 18 kilometer.
Episentrum gempa terletak sekitar 110 kilometer barat laut Kota Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara.
Lokasi tersebut juga berada di kawasan laut yang berdekatan dengan Pulau Taliabu, Provinsi Maluku.
BMKG menyebutkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Meskipun tergolong sebagai gempa dangkal karena berada di kedalaman kurang dari 60 km, kedalaman 18 km menunjukkan adanya aktivitas pada patahan aktif di dasar laut.
Gempa dengan kedalaman seperti ini cenderung memiliki energi yang cukup kuat di sekitar pusatnya, namun penyebaran guncangan ke permukaan dapat lebih terbatas dibanding gempa sangat dangkal.
Sampai saat ini belum ada laporan mengenai dampak kerusakan maupun guncangan yang dirasakan oleh masyarakat.
BMKG juga belum mencatat adanya gempa susulan pascakejadian tersebut.
Wilayah Laut Halmahera dan sekitarnya memang dikenal aktif secara tektonik karena berada di zona pertemuan tiga lempeng besar dunia, yakni Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik.
Aktivitas seismik di kawasan ini relatif sering terjadi, baik di darat maupun laut.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari kanal-kanal institusi kebencanaan.
Meskipun tidak berdampak signifikan, kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan terhadap potensi gempa bumi di kawasan rawan seperti Maluku Utara.(*)