Jumat, 6 Maret 2026

Gempa Bumi

Baru Saja Gempa Bumi Bermagnitudo 5,6 Guncang Wilayah Papua Selatan

Gempa bumi dengan magnitudo 5,6 terjadi pada Kamis, 10 April 2025, pukul 15:53:25 WIB, mengguncang wilayah pesisir selatan Papua.

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Baru Saja Gempa Bumi Bermagnitudo 5,6 Guncang Wilayah Papua Selatan
BMKG
PAPUA SELATAN — Gempa bumi dengan magnitudo 5,6 terjadi pada Kamis, 10 April 2025, pukul 15:53:25 WIB 

TRIBUNGORONTALO.COM — Gempa bumi dengan magnitudo 5,6 terjadi pada Kamis, 10 April 2025, pukul 15:53:25 WIB, mengguncang wilayah pesisir selatan Papua.

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa terletak pada koordinat 6,03° Lintang Selatan dan 138,72° Bujur Timur, dengan kedalaman 49 km. ​BMKG

Lokasi dan Wilayah Terdampak

Pusat gempa berada di dekat pesisir selatan Papua, sekitar 100 km sebelah selatan Kota Merauke, ibu kota Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

Wilayah terdekat dengan episenter mencakup Distrik Okaba dan Distrik Kimaam, yang dikenal sebagai daerah pesisir dengan populasi yang tersebar.​

Analisis Kedalaman dan Magnitudo

Gempa dengan kedalaman menengah seperti ini (sekitar 49 km) biasanya disebabkan oleh aktivitas subduksi lempeng tektonik.

Magnitudo 5,6 menunjukkan gempa dengan kekuatan sedang, yang dapat dirasakan di area yang cukup luas dan berpotensi menimbulkan kerusakan ringan hingga sedang, tergantung pada kondisi geologi dan infrastruktur setempat.​

Dampak dan Tindakan

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa atau kerusakan signifikan akibat gempa ini.

BMKG menyatakan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Masyarakat di sekitar wilayah terdampak diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan dan selalu mengikuti arahan dari pihak berwenang.​

Konteks Seismik Wilayah Papua Selatan

Wilayah Papua Selatan terletak di zona pertemuan antara Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Pasifik, menjadikannya area dengan aktivitas seismik yang cukup tinggi.

Sejarah mencatat beberapa gempa signifikan di wilayah ini, meskipun tidak semua menimbulkan dampak besar.

Kesiapsiagaan dan edukasi masyarakat mengenai mitigasi bencana menjadi kunci dalam mengurangi risiko akibat gempa bumi di masa mendatang.​

Masyarakat diharapkan untuk selalu memperbarui informasi dari sumber resmi dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana alam.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved