Rabu, 11 Maret 2026

Berita Viral

Kesal Ditegur Istri dan Mertua Sering Beli Voucher Wifi, Pria di Sulbar Nekat Minum Racun

Percobaan bunuh diri ini pun dilakukannya karena kesal ditegur istri dan mertuanya terkait kebiasaannya membeli voucher Wifi.

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Kesal Ditegur Istri dan Mertua Sering Beli Voucher Wifi, Pria di Sulbar Nekat Minum Racun
Polres pasangkayu
MINUM RACUN RUMPUT - S (21) kini dirawat usai mencoba mengakhiri hidupnya setelah minum racun rumput pada Senin 7 April 2025 laliu. Kejadian ini terjadi di Dusun Salawu, Desa Wulai, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Seorang pria di Sulawesi Barat ini nekat meminum racun rumput.

Percobaan bunuh diri ini pun dilakukannya karena kesal ditegur istri dan mertuanya terkait kebiasaannya membeli voucher Wifi.

Teguran itu bukan hanya sekali dua kali, namun karena sudah beberapa kali sehingga mentalnya pun ikut terganggu.

Dilansir dari Tribunnews.com, pria ini berinisial S (21) asal Dusun Watubete, Desa Wulai, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, Senin (7/4/2025) pukul 23.30 Wita.

Baca juga: Melly Goeslaw Terlihat Beda di Momen Lebaran 2025, Diduga Habis Operasi Plastik

Racun yang diminum oleh S ini adalah racun rumput merek Metaxone sebanya setengah botol.

Aksi percobaan bunuh diri ini segera diketahui oleh warga sekitar yang kemudian melaporkannya kepada Bhabinkamtibmas Polsek Bambalamotu, Brigpol Zulfajri.

Menanggapi laporan tersebut, Zulfajri segera menuju lokasi untuk mengamankan S dan membawanya ke Puskesmas Randomayang untuk mendapatkan perawatan medis.

"Korban kemudian kami larikan ke Puskesmas Randomayang, untuk mendapatkan perawatan medis," ujar Zulfajri, saat dikonfirmasi, Selasa (8/4/2025).

Setelah mendapatkan perawatan, S berhasil diselamatkan.

Baca juga: Kantor DPRD Kabupaten Gorontalo Utara Sepi Aktivitas Pasca Seminggu Lebaran 2025

Kejadian ini menjadi perhatian aparat kepolisian yang mengingatkan pentingnya komunikasi yang baik dalam keluarga serta memperhatikan kesehatan mental.

"Kami juga berharap kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi kita semua, tentang pentingnya kesehatan mental keluarga kita," tegas Zulfajri.

Kasus Lain: Demi Bayar Utang Pernikahan, Pemuda 22 Tahun di Surabaya Viral Nekat Habisi Nyawa Sang Ayah

Pemuda berusia 22 tahun asal Surabaya ini nekat menghabisi nyawa sang ayah.

Hal ini dikarenakan utang pernikahannya yang harus segera di bayar.

Padahal, pemuda berinisial AUO ini diam-diam menggadaikan mobil Fortuner milik ayahnya.

Baca juga: Semua Anggota DPRD Boalemo Gorontalo Kembali Ngantor, Tidak Ada WFA

Karena desakan sang ayah untuk segera melunasi mobil tersebut pun berakhir tragedi.

Dilansir dari TribunMedan.com, Pada Sabtu (5/4/2025), Jatanras Polrestabes Surabaya menangkap AUO, terungkap dia telah membunuh ayahnya di pinggir Jalan Raya Darmo Permai II, Sukomanunggal, Surabaya Barat. 

Luka robek di kepala belakang korban akibat benturan benda tumpul, menjadi bukti kejahatan yang terencana. 

Jenazah MS sengaja diletakkan AUO di pinggir jalan, seolah-olah korban kecelakaan.

Sementara AUO kabur dengan tak mengindahkan permintaan korban sebelum terjadi pembunuhan.

Ya, kejadian pembunuhan anak pada ayah kandung itu telah membuat warga geger. Apalagi korban sengaja diskenariokan tewas kecelakaan.

Polisi yang melakukan penyelidikan usai jasad MS ditemukan di jalan. Pemeriksaan saksi dan juga olah tempat kejadian perkara.

Baca juga: Masih Ingat dengan Aktor Sidik Eduard ? Kini Jualanya Bakso Acinya Sepi Gegera Review Food Vlogger

Hasilnya pelaku mengarah pada AUO  yang tak lain merupakan anak korban sendiri. Dan korban juga diletakkan saja di tepi jalan

Kurang dari 24 jam, AUO berhasil diringkus.  

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Aris Purwanto, menjelaskan bahwa penyelidikan gabungan Jatanras dan Polsek Sukomanunggal masih berjalan. 

Aris mengindikasikan motif pembunuhan didasari sakit hati atau rasa kesal.

"Motif karena sakit hati atau kesal," ujarnya.

Siasat Licik AUO Menghabisi Korban

Baca juga: Bahas Ekonomi Global, Prabowo dan Megawati Singgung Dampak Tarif Trump

Hubungan AUO dan ayahnya yang berbisnis jual beli mobil memang kerap diwarnai pertengkaran. 

AUO adalah anak sulung dari empat bersaudara, diungkap pernah membawa ayahnya ke Jakarta untuk menebus mobil yang digadaikan. 

Namun, ia meninggalkan ayahnya sendirian di sana.
 
Upaya mengambil kembali mobil itu dilakukan pada Sabtu dini hari, AUO dan ayahnya berboncengan sepeda motor Honda Scoopy. 

Janji bertemu penggadai di parkiran minimarket Krembangan diduga hanya akal-akalan AUO. Kekecewaan dan pertengkaran kembali terjadi di rumah. 

AUO kembali berdalih akan bertemu penggadai di Jalan Raya Darmo Permai II.

Mereka pun memutuskan pergi lagi ke Raya Darmo Permai II. 

Baca juga: Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail Hadiri RUPS BSG, Tambah Penyertaan Modal Rp5 Miliar

Di lokasi itu, emosi sang ayah memuncak ketika penggadai tak kunjung muncul. 

Saat keduanya cekcok lagi, tak terduga AUO menyikut wajah ayahnya hingga terjatuh. 

Amarah membutakan AUO, dia memukul kepala ayahnya dengan benda tumpul yang ada di dekat lokasi hingga tewas.
 
Kemudian, AUO pulang menceritakan ke keluarganya, kalau ayahnya meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas. 

Keluarga yang mulanya percaya, langsung menuju lokasi. 

Tapi yang mereka temukan adalah jasad MS sudah dievakuasi polisi ke RSUD dr Soetomo. 

Hasil autopsi mengungkap kebenaran yang mengerikan, yaitu MS dibunuh anak kandungnya sendiri.

Tentu saja ini jadi pelajaran bagi kita semua. Bagaimana, segala sesuatu itu tak mesti disikapi dengan amarah. (*)


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved