Berita Prabowo Subianto
Sosok Orang Dijemput Prabowo Pakai Pesawat Kepresidenan Gara-gara Abis Tiket Pesawat
Sosok orang yang bikin Presiden Prabowo Subianto harus menjemput langsung gara-gara abis tiket pesawat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pesawat-kepresiden-menjemput-sekpri-Presiden-Prabowo-ffff.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Sosok orang yang bikin Presiden Prabowo Subianto harus menjemput langsung gara-gara abis tiket pesawat.
Sosok tersebut yakni Agung Surahman yang merupakan asisten pribadi (aspri) Presiden Prabowo.
Asisten pribadi Prabowo memang merupakan warga Bengkulu. Dia mudik lebaran menemui keluarganya di Bengkulu.
Diketahui, Prabowo Subianto harus mampir Bengkulu untuk menjemput Asisten pribadi (aspri) yakni Agung Surahman.
Agung sedang mudik ke Bengkulu, dijemput langsung Prabowo menggunakan pesawat kepresidenan, Minggu (6/4/2025),
Agung diajak ke Malaysia menemui Perdana Menteri Anwar Ibrahim.
Prabowo mengajak Agung untuk ikut tetapi tetapi tiket dari Bengkulu menuju ke Jakarta sudah terjual habis.
Akibatnya Agung tidak bisa kembali ke Jakarta karena kehabisan tiket, dan dilaporkanlah hal tersebut ke Presiden Prabowo.
Mendapati informasi tersebut Presiden Prabowo memutuskan untuk lepas landas di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, sekaligus menjemput ajudannya itu.
"Dia (ajudan, red) nggak punya tiket, sehingga presiden langsung yang turun jemput Agung," ungkap Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Minggu (6/4/2025).
Presiden Prabowo tiba dengan menggunakan pesawat Kepresidenan RI-1 yang berwarja merah putih.
Pesawat tersebut tiba dan lepas landas di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu sedikit terlambat dari perkiraan yaitu sekitar pukul 15.15 WIB.
Pesawat yang dikendarai Presiden Prabowo tersebut tampak hanya parkir beberapa menit saja di Bandara, dan Presiden Prabowo juga tidak tampak turun dari pesawat.
Sekitar pukul 15.38 WIB pesawat kembali bergerak untuk melanjutkan perjalanannya ke Kuala Lumpur Malaysia.
"Tadi presiden ingin turun, tapi karena waktu yang tidak memungkinkan InsyaAllah lain kali. Pesan-pesan kita InsyaAllah nanti akan disampaikan oleh Agung kepada pak Presiden," kata Helmi.