PEMPROV GORONTALO
Hadiri Halalbihalal, Fadel Muhammad Tawarkan Provinsi Gorontalo Jadi Lumbung Pangan Nasional
Gubernur pertama Gorontalo, Fadel Muhammad menawarkan gagasan menjadikan Provinsi Gorontalo menjadi lumbung pangan nasional
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Ponge Aldi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Gubernur-Gorontalo-Gusnar-Ismail-s-8888.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Gubernur pertama Gorontalo, Fadel Muhammad menawarkan gagasan menjadikan Provinsi Gorontalo menjadi lumbung pangan nasional.
Fadel Muhammad menyebut ide ini sudah didiskusikan dengan Presiden Prabowo Subianto.
Hal ini diungkap Anggota DPD RI asal Gorontalo tersebut saat memberikan sambutan di Ballroom Sumberia Gorontalo pada momentum Halalbihalal, Sabtu (5/4/2025).
Kata Fadel Muhammad, dia akan menyerahkan proposal gagasan tersebut kepada Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail.
"Di sini bisa kita buat di Pohuwato," kata Fadel dihadapan Gubernur Gusnar dan Wakil Gubenur Idah Syahida serta para tokoh Provinsi yang hadir.
Sebelumnya kata Fadel, hal ini juga pernah ia sampaikan ke Joko Widodo (Jokowi) kala itu saat masih menjabat.
Saat itu Fadel masih menjabat sebagai Wakil Kepala MPR RI. Atas diskusi yang terbangun, Jokowi langsung datang ke Pohuwato.
"Tapi tidak diteruskan karena waktu sudah selesai," bebernya.
Bahkan tanggal 21 April nanti, Fadel akan bertemu dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.Ia mengaku akan membicarakan soal lumbung pangan nasional di Gorontalo.
"Saya mau lumbung pangan di Gorontalo saja, saya tidak tertarik bicara nasional," lugas Fadel.
Sambutannya ini sontak mendapat apresiasi dari seluruh masyarakat tamu undangan yang hadir.
Proyeksi lumbung pangan ini akan dibuat secara bertahap mulai dari Kabupaten Pohuwato, Kabupaten Boalemo hingga ke Kabupaten Gorontalo.
"Pak Gusnar sekolahnya di pertanian, pengalaman sudah ada tinggal perlu dukungan dari masyarakat," jelasnya.
Dukungan yang dimaksud Fadel adalah partisipasi dari seluruh elemen termasuk kepala daerah dan masyarakatnya.
Hal ini secara garis besar bertujuan meningkatkan pendataan masyarakat.Ide ini berangkat dari keresahannya melihat kondisi Gorontalo saat ini.
Pengalamannya menimba ilmu di ITB dan Universitas Gadja Mada (UGM) serta saat ini aktif menjadi pengajar di Universitas Brawijaya, menjadi dasar kuat mengapa idenya harus diperhitungkan.
Dalam acara tersebut, Fadel memuji Gubernur Gusnar. Dia mengaku merasa bangga dan dekat dengan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail. Keduanya memang pernah bersama-sama memimpin Provinsi Gorontalo sebelum Fadel menjadi menteri dan Gusnar mengantikan posisi menjadi Gubernur.
Gubernur Gusnar Ismail Ajak Warga Gorontalo Saling Memaafkan Usai Pilkada 2024
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, mengimbau seluruh masyarakat untuk saling memaafkan setelah kontestasi Pilkada 2024.
Ajakan ini disampaikan saat Halalbihalal Gorontalo 2025 yang digelar di Ballroom Sumberia Gorontalo, Sabtu (5/4/2025).
Dalam sambutannya, Gusnar menilai bahwa Pilkada yang digelar pada akhir 2024 telah menyisakan polarisasi di tengah masyarakat.
"Diakui ataupun tidak, kontestasi politik ini mengakibatkan sedikit gesekan dan pengelompokan berbasis orientasi politik," ungkap Gusnar.
Untuk mereduksi dampak jangka panjang, Gusnar mengajak seluruh pihak untuk menjadikan momentum Halalbihalal ini sebagai ajang saling memaafkan.
Ia juga mengajak warga Gorontalo melupakan segala gesekan politik yang sempat terjadi.
Baca juga: Harga Pangan di Pasar KTM Wonosari Gorontalo Masih Tinggi Pasca Lebaran, Ini Daftarnya
Lebih lanjut, Gusnar mengingatkan pentingnya membangun kolaborasi di tengah kondisi Gorontalo yang saat ini masih masuk kategori daerah tertinggal.
"Karena di depan kita ada peluang besar," imbuhnya.
Menurut Gusnar, peluang tersebut harus dimanfaatkan dengan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, pengelolaan birokrasi yang efektif, serta memanfaatkan potensi sumber daya alam (SDA) Gorontalo.
"Dengan pengelolaan SDM, SDA, dan birokrasi yang baik, bukan tidak mungkin Gorontalo bisa bangkit dari ketertinggalan," tandasnya.
Antusiasme Masyarakat di Halalbihalal Gorontalo 2025
Pelaksanaan Halalbihalal 2025 ini menjadi momentum penting setelah perayaan Idulfitri 1446 H.
Selain membangkitkan semangat baru pasca-Ramadan, kegiatan ini juga menjadi tonggak awal bagi pemerintah baru di Provinsi Gorontalo.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari jajaran Forkopimda Provinsi Gorontalo, kepala-kepala daerah terpilih, tokoh masyarakat, hingga masyarakat umum, termasuk warga Gorontalo yang kini berdomisili di luar daerah.
Sejak pagi, ratusan masyarakat Gorontalo memadati area ballroom hingga lantai dua, bahkan meluber hingga ke pelataran teras dan lobi utama.
"Karena ada kegiatan seperti ini, makanya saya datang," ujar Hans Dirgantara, salah satu warga yang hadir.
Hans berharap kegiatan Halalbihalal Gorontalo seperti ini dapat menjadi agenda tahunan.
"Selain mempererat tali silaturahmi, acara seperti ini memperkuat ukhuwah antarwarga Gorontalo," pungkasnya. (*/Jian)
| Gusnar Ismail dan Rachmat Gobel Bahas Pembangunan Gorontalo, BBM hingga Pengembangan Ternak Sapi |
|
|---|
| Gubernur dan Kapolda Gorontalo Tinjau Gerakan Pangan Murah, Warga Senang Harga Sedikit Lebih Murah |
|
|---|
| Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail Tekankan Pentingnya Literasi Keuangan di HLM TPAKD 2026 |
|
|---|
| Pemprov Gorontalo Genjot Dapur MBG Bisa Capai 100 hingga Akhir Ramadan 2026 |
|
|---|
| Wagub Gorontalo Idah Syahidah Dorong Warga Cek Kesehatan Gratis di Puskes |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.