Berita Populer
GORONTALO TERPOPULER: 2 Pengendara Motor Tewas usai Tabrak Mobil, Andi Ilham Keluar dari PDIP
Kumpulan berita peristiwa, human interest story, hingga politik terangkum dalam Gorontalo Terpopuler, Jumat (4/4/2025).
Penulis: Redaksi | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kolase-foto-Andi-Ilham-tradisi-mongaruwa.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Kumpulan berita peristiwa, human interest story, hingga politik terangkum dalam Gorontalo Terpopuler, Jumat (4/4/2025).
Gorontalo populer ini merupakan berita lokal yang paling banyak dibaca sejak Rabu kemarin.
Berita pertama mengenai dua pengendara motor meninggal dunia setelah menabrak mobil yang terparkir di Jl John Ario Katili, Kota Gorontalo.
Selanjutnya, tradisi Mongaruwa di Boalemo Gorontalo setiap Lebaran Idulfitri.
Berita populer terakhir berkaitan dengan Andi Ilham yang mendadak keluar dari PDIP Gorontalo.
Berikut 3 berita populer yang telah tayang di TribunGorontalo.com, Kamis (3/4/2025).
2 Pengendara Motor Meninggal Dunia usai Tabrak Mobil di Kota Gorontalo, Ini Identitasnya
Dua pengendara sepeda motor meninggal dunia usai menabrak mobil yang terparkir di bahu jalan.
Insiden ini terjadi di Jalan Aryo Katili, Kelurahan Paguyaman, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, pada Kamis (3/4/2025) dini hari Wita.
Satu orang diduga meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara satu lainnya meninggal dunia di rumah sakit.
Adapun identitas korban jiwa adalah RP (21), warga Desa Toto Selatan, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. Juga RSCHU (32), warga Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara.
Menurut keterangan Kasat Lantas Polresta Gorontalo Kota, AKP Octalya Saka, kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.50 Wita.
Tradisi Mongaruwa di Boalemo Gorontalo Setiap Lebaran Idul Fitri 1446 H
Warga di Kecamatan Mananggu, Boalemo, Gorontalo menggelar doa arwah setelah bulan Ramadan sebagai bentuk penghormatan kepada keluarga yang telah berpulang.
Tradisi ini dikenal dalam budaya Gorontalo sebagai Mopodutu Lo tauwa Mongaruwa.
Artinya yaitu doa bersama yang dipanjatkan untuk arwah leluhur dan keluarga yang telah wafat.