Update Sepak Bola
AC Milan Tertahan Inter dalam Derby Coppa Italia, Kans ke Final Masih Terbuka
Meski performa Milan sepanjang musim ini terbilang buruk, mereka justru kerap tampil apik saat menghadapi rival sekota, Inter Milan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/SEPAK-BOLA-Milan-masih-memiliki-peluang-besar-untuk-melaju-ke-final.jpg)
Milan Masih Bisa Bermain Baik Meski performa Milan belakangan ini mengecewakan, laga ini menunjukkan bahwa mereka masih memiliki kualitas.
Beberapa pemain yang sebelumnya tampil buruk, seperti Mike Maignan, Tijjani Reijnders, dan Youssouf Fofana, berhasil bangkit dan tampil solid.
Maignan bahkan menjadi penyelamat dengan beberapa penyelamatan krusial.
Tammy Abraham Layak Starter Abraham mendapat kesempatan menggantikan Santiago Gimenez yang sedang kurang tajam, dan ia memanfaatkannya dengan baik.
Dengan empat gol dan satu assist dalam tiga laga Coppa Italia, Abraham menunjukkan potensinya sebagai striker utama.
Ini juga memunculkan pertanyaan apakah Milan sebaiknya mempermanenkan statusnya di musim panas nanti.
Duet Reijnders dan Fofana Kembali Bersinar Reijnders tampil lebih percaya diri setelah beberapa pekan terakhir menurun. Pergerakan dan dribelnya kerap merepotkan pertahanan Inter.
Sementara itu, Fofana juga menunjukkan performa terbaiknya dalam beberapa bulan terakhir dengan banyak merebut bola dan menjaga keseimbangan di lini tengah.
Lini Pertahanan Tampil Solid Meskipun gagal mencatatkan clean sheet, lini belakang Milan tampil cukup disiplin.
Matteo Gabbia menonjol dengan banyak duel yang dimenangkannya.
Maignan juga layak mendapat pujian sebagai Man of the Match berkat beberapa penyelamatan krusial.
Pulisic dan Jimenez Kurang Maksimal Christian Pulisic dan Jimenez tidak tampil buruk, tetapi mereka juga tidak memberikan kontribusi besar di lini serang.
Pulisic kesulitan beradaptasi di posisi yang tidak biasa baginya, bahkan kurang sigap dalam bertahan saat gol Calhanoglu terjadi.
Jimenez juga kurang agresif dalam bertahan dan beberapa kali melakukan pelanggaran yang tidak perlu.
Dengan hasil ini, Milan masih memiliki peluang besar untuk melaju ke final.
Jika mereka bisa mempertahankan semangat dan performa ini di leg kedua, bukan tidak mungkin Rossoneri menutup musim dengan trofi meski sempat terseok-seok di Serie A dan Liga Champions.(*)