Berita Lingkungan Gorontalo
Wali Kota Gorontalo Geram, Pasar Senggol Dipenuhi Sampah Usai Lebaran
Pasar tahunan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat itu kini berubah menjadi lautan sampah, meskipun sebelumnya telah ada peringatan tegas dari peme
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/TUMPUKAN-SAMPAH-SENGGOL-Tumpukan-sampah-di-sudut-pasar-Senggol-Kota-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, meluapkan kekesalannya terhadap pengelola Pasar Senggol yang dinilai lalai dalam menjaga kebersihan usai perayaan Idulfitri.
Pasar tahunan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat itu kini berubah menjadi lautan sampah, meskipun sebelumnya telah ada peringatan tegas dari pemerintah.
“Itu kemarin sudah saya ingatkan, tapi belum ada tindak lanjut,” ujar Adhan dengan nada kecewa saat ditemui di rumah jabatan Wakil Gubernur, Selasa (1/4/2025).
Menurutnya, kondisi ini mencoreng wajah Kota Gorontalo yang sedang berusaha meningkatkan kebersihan dan kenyamanan lingkungan.
“Seharusnya, sampah dibersihkan segera setelah Pasar Senggol ditutup. Ini tanggung jawab pengelola,” tegasnya.
Adhan menegaskan bahwa kebersihan kota merupakan salah satu prioritas utama pemerintahannya bersama Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel.
Berbagai langkah telah ditempuh, termasuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan.
Bahkan pihaknya menambah sembilan unit armada pengangkut sampah, serta menggerakkan kepala desa dan camat dalam upaya penanganan limbah domestik.
Ia mengklaim, upaya tersebut telah menunjukkan hasil yang nyata.
Sampai akhir Ramadan, hampir tidak ada keluhan dari warga terkait sampah.
Namun, keberhasilan tersebut tercoreng akibat kondisi Pasar Senggol pasca-Lebaran.
Sampah berserakan di berbagai sudut kompleks pertokoan, meninggalkan kesan kumuh.
Kondisi ini juga menuai keluhan dari masyarakat. Warga berharap pengelola Pasar Senggol segera bertindak sebelum masalah semakin berlarut-larut.
Sementara itu, Pemerintah Kota Gorontalo berencana mengambil langkah tegas jika pengelola tetap mengabaikan kebersihan di kawasan tersebut.
Opsi sanksi bahkan dikabarkan tengah dipertimbangkan sebagai bentuk ultimatum.
Setiap Hari Warga Kota Gorontalo Hasilkan 180 Ton Sampah
TRIBUNGORONTALO.COM, Kota Gorontalo - Warga Kota Gorontalo setidaknya menghasilkan 180 ton sampah setiap hari.
Jumlah ini meningkat dibandingkan beberapa waktu lalu, yang sebelumnya berada di angka 140 ton per hari.
Hal ini diungkapkan langsung Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Gorontalo, Anshar Ismail, kepada TribunGorontalo.com, Jum'at (7/2/2025).
Anshar enyampaikan bahwa penanganan sampah menjadi tantangan besar bagi DLH, terutama dengan keterbatasan armada pengangkut.
“Saat ini kami memiliki sekitar 20 unit dam truck, tetapi sebagian dalam kondisi rusak dan sedang diperbaiki. Selain itu, armada yang ada sudah cukup tua, sehingga sering mengalami kendala operasional,” ucapnya
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.