Gempa Bumi
Gempa Magnitudo 4,0 Baru Saja Terjadi Kamis 27 Maret 2025: Tidak Berpotensi Tsunami
Sebagai salah satu wilayah yang kerap mengalami aktivitas tektonik, masyarakat di sekitar Pulau Sumbawa dan sekitarnya diharapkan selalu waspada
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/GEMPA-BUMI-Laut-Flores-kembali-diguncang-gempa-bumi.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Laut Flores kembali diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,0 pada Kamis, 27 Maret 2025, pukul 14:30:33 Wita.
Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episentrum gempa berada pada koordinat 11,47° Lintang Selatan dan 117,91° Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer.
Analisis Gempa: Dangkal dan Berpotensi Dirasakan
Gempa ini tergolong dangkal karena terjadi di kedalaman hanya 10 km di bawah permukaan laut.
Secara umum, gempa dangkal memiliki potensi menyebabkan getaran yang lebih kuat di permukaan dibandingkan gempa dalam.
Namun, karena magnitudonya relatif kecil, gempa ini tidak menimbulkan dampak yang signifikan.
Menurut BMKG, gempa dengan magnitudo di bawah 5,0 biasanya hanya menyebabkan getaran ringan dan jarang menimbulkan kerusakan.
Meski demikian, gempa ini tetap bisa dirasakan oleh masyarakat di sekitar episentrum, terutama di wilayah pesisir selatan Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.
Lokasi dan Potensi Dampak
Lokasi gempa ini berada di perairan Laut Flores, sekitar selatan Pulau Sumbawa.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan atau korban jiwa akibat gempa tersebut.
BMKG juga memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Gempa di wilayah ini bukanlah hal yang baru. Laut Flores merupakan bagian dari zona subduksi antara Lempeng Indo-Australia dan Eurasia yang sering mengalami aktivitas seismik.
Pergerakan lempeng di kawasan ini kerap memicu gempa dangkal seperti yang terjadi kali ini.
Imbauan untuk Warga