Mudik Gorontalo

Arus Mudik di Pelabuhan Gorontalo, Gelombang 0,1 – 0,5 Meter

Berdasarkan prakiraan cuaca, tinggi gelombang di perairan Gorontalo pada Minggu (23/3/2025) berkisar antara 0,1 hingga 0,5 meter.

Editor: Wawan Akuba
HMS
MUDIK GORONTALO -- Penumpang di Pelabuhan Gorontalo, antre ke KM Sabuk Nusantara, Minggu (23/3/2025). 

 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Arus mudik di Pelabuhan Gorontalo berjalan lancar dengan kondisi gelombang laut yang relatif aman.

Berdasarkan prakiraan cuaca, tinggi gelombang di perairan Gorontalo pada Minggu (23/3/2025) berkisar antara 0,1 hingga 0,5 meter.

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, meninjau langsung aktivitas di pelabuhan dan mengingatkan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Gorontalo agar terus memantau kondisi cuaca demi keselamatan pemudik.

“Tolong dipantau dan perhatikan terus keadaan cuaca, utamanya tinggi gelombang. Alhamdulillah, prakiraan cuaca menunjukkan gelombang hanya 0,1 hingga 0,5 meter. Semoga kondisi ini tetap stabil sehingga perjalanan laut berjalan aman,” ujar Gusnar.

Pemudik Diminta Tetap Waspada

Meski kondisi gelombang relatif landai, pemudik tetap diimbau untuk selalu memperhatikan faktor keselamatan selama perjalanan.

Para penumpang diharapkan mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh pihak pelabuhan dan tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Dalam peninjauan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Gorontalo, Gubernur Gusnar juga mengecek kesiapan kapal Sabuk Nusantara 76 yang mengangkut pemudik.

Ia berdialog dengan sejumlah penumpang dan memastikan fasilitas kapal dalam kondisi baik.

“Kondisi kapal bersih, air bersih tersedia, serta ada pendingin udara di dalamnya. Kami berharap semua pemudik bisa sampai tujuan dengan selamat,” tambahnya.

Rute dan Tiket Sabuk Nusantara 76

Kapal Sabuk Nusantara 76 melayani rute Gorontalo – Luwuk – Mansalean – Bobong – Lede – Tikong – Ternate dengan total perjalanan selama sembilan hari.

Harga tiket tol laut kapal ini cukup terjangkau, yakni Rp35 ribu.

Kepala KSOP Gorontalo, Jasra Yuzi Irawan, menyebutkan bahwa penjualan tiket kini dilakukan secara online untuk menghindari penumpukan penumpang di pelabuhan.

“Tiket kami jual secara online agar tidak terjadi antrean panjang di pelabuhan,” jelasnya.

Pantauan Cuaca Terkini

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus melakukan pemantauan terhadap kondisi cuaca dan tinggi gelombang di perairan Gorontalo.

Para pemudik yang berencana menggunakan jalur laut disarankan untuk selalu memeriksa pembaruan cuaca sebelum berangkat.

Dengan kondisi gelombang yang landai dan fasilitas kapal yang memadai, arus mudik di Pelabuhan Gorontalo tahun ini diharapkan berjalan lancar dan aman.

Perlu diketahui, Sabuk Nusantara 72 merupakan salah kapal perintis yang berpangkalan di Gorontalo bersama Sabuk Nusantara 83 dan Daraki Nusa. Sabuk Nusantara 75 adalah kapal favorit para penumpang.

“Sabuk Nusantara 76 idolanya masyarakat karena selalu penuh dan padat penumpang dari Gorontalo tujuan Luwuk dan ujung pelayarannya ke Ternate dengan perjalanan selama sembilan hari. Kemudian balik lagi ke Gorontalo,” kata Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Gorontalo, Jasra Yuzi Irawan.

Jasra menambahkan, pada arus mudik tahun ini ada penambahan kapasitas dari sebelumnya 423 menjadi 554 penumpang. Penambahan kapasitas itu berdasarkan regulasi yang berlaku dan disesuaikan dengan kondisi kapal.

“Penambahan kapasitas itu untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Karena alasan keselamatan, yang dibolehkan oleh regulasi maksimal hanya 554 penumpang,” pungkas Jasra.

Dalam rangka memberikan pelayanan kepada penumpang, KSOP mendirikan posko terpadu angkutan lebaran di Pelabuhan Gorontalo.

Pelayanan yang diberikan antara lain meliputi informasi jadwal kapal dan pemeriksaan kesehatan gratis.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved