Sabtu, 7 Maret 2026

Banjir Talumolo Gorontalo

Dua Ekskavator Dikerahkan, Warga Talumolo Gorontalo Bernafas Lega Setelah Banjir Bandang

Kehadiran alat berat ini disambut dengan antusias oleh warga yang sejak pagi berjibaku membersihkan sisa-sisa banjir di permukiman mereka.

Tayang:
Penulis: Faisal Husuna | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Dua Ekskavator Dikerahkan, Warga Talumolo Gorontalo Bernafas Lega Setelah Banjir Bandang
FOTO: Faisal Husuna, TribunGorontalo.com
ALAT BERAT -- Sebuah alat berat jenis excavator dikerahkan untuk bersihkan material banjir di Kelurahan Talumolo, Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Dua alat berat ekskavator akhirnya dikerahkan untuk membersihkan material lumpur dan puing-puing yang terbawa banjir bandang di Talumolo, Kota Gorontalo.

Kehadiran alat berat ini disambut dengan antusias oleh warga yang sejak pagi berjibaku membersihkan sisa-sisa banjir di permukiman mereka.

Salah satu warga, Rona Husain, mengungkapkan bahwa ekskavator pertama mulai beroperasi sejak pukul 09.00 Wita.

Sedangkan ekskavator kedua baru tiba sekitar pukul 12.30 Wita untuk fokus membersihkan area sekitar jembatan.

"Alhamdulillah, pagi tadi satu ekskavator sudah mulai membersihkan jalan. Siang ini, satu lagi datang untuk membersihkan material di sekitar Jembatan Talumolo," ujar Rona.

Wali Kota Tinjau Langsung, Warga Tetap Geram

Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, juga terlihat turun langsung ke lokasi untuk meninjau pengerukan material lumpur yang menumpuk di beberapa titik.

Namun, meski alat berat telah dikerahkan, kemarahan warga tak bisa dibendung.

Pantauan di lokasi menunjukkan dua ekskavator sibuk mengangkat material lumpur di Jalan Mayor Dullah dan Jembatan Talumolo.

Akibatnya, kemacetan panjang hingga satu kilometer pun tak terhindarkan.

Para pengendara yang hendak menuju Pelabuhan Gorontalo terpaksa menunggu berjam-jam atau bahkan memilih putar balik.

Sebagian warga masih sibuk membersihkan lumpur yang masuk ke rumah mereka.

Selain itu, ada juga yang meluapkan kekesalannya kepada pihak berwenang yang dianggap lamban dalam menangani permasalahan ini.

Banjir bandang yang melanda sejak pagi hari menyebabkan rumah-rumah warga di sekitar Jembatan Talumolo dipenuhi lumpur.

Begitu air surut, puluhan warga langsung bergotong royong membersihkan jalan dan permukiman mereka.

Namun, rasa frustrasi mereka memuncak ketika melihat beberapa pihak hanya datang untuk mengambil foto dan melakukan survei tanpa tindakan nyata.

"Wuuu, cuma habis di foto, survei terus!" teriak seorang ibu dengan nada kesal.

Tak hanya itu, warga bahkan sempat melarang kendaraan melintas karena kondisi jalan yang masih penuh lumpur dan dalam proses pembersihan.

Ketua RT setempat, Rulin Biki, menegaskan bahwa warga tak akan membuka jalan sebelum alat pengeruk sungai didatangkan.

"Dorang (mereka) ini cuma butuh alat. Kami minta sungai dikeruk, karena kalau banjir, pasti seperti ini lagi jadinya," tegas Rulin.

Mereka bersikeras tak akan membiarkan kendaraan melintas hingga permintaan mereka untuk pengerukan sungai dipenuhi.

Bagi warga, banjir seperti ini bukan kejadian pertama, dan tanpa langkah nyata dari pemerintah, mereka yakin bencana ini akan terus berulang.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved