Kultum Ramadan 2025
Kultum Ramadan: Regina Hasan Bahas Keutamaan Berdoa Ketika Berbuka Puasa
Pada hari ke-11 Ramadan, mahasiswa Ilmu Hadis IAIN Sultan Amai Gorontalo, Regina Hasan, membawakan kultum bertajuk 'Keutamaan Berdoa di Waktu Berbuka'
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
TRIBUNGORONTALO.COM – Pada hari ke-11 Ramadan, mahasiswa Ilmu Hadis IAIN Sultan Amai Gorontalo, Regina Hasan, membawakan kultum bertajuk 'Keutamaan Berdoa di Waktu Berbuka'.
Dalam kultumnya, ia menekankan bahwa berbuka puasa bukan hanya momen untuk menikmati hidangan, tetapi juga waktu mustajab untuk berdoa.
Diketahui sebanyak 30 Mahasiswa Ilmu Hadis IAIN Sultan Amai Gorontalo bekerja sama dengan TribunGorontalo.com dalam program Kultum Ramadan.
Program tersebut telah tayang di media sosial YouTube dan Facebook TribunGorontalo.com setiap pukul 17.00 Wita.
Regina mengawali kultumnya dengan mengingatkan pentingnya bersyukur atas kesempatan bertemu Ramadan. Ia juga mengajak jamaah untuk tidak melewatkan keistimewaan waktu berbuka, yang sering kali justru diabaikan karena terlalu sibuk dengan makanan dan minuman.
“Banyak dari kita yang fokus mencari takjil atau sibuk menyiapkan makanan, sehingga lupa bahwa ada satu waktu yang sangat mulia, yakni saat menjelang berbuka,” ujarnya.
Ia kemudian mengutip hadis yang diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi, di mana Rasulullah SAW menyebutkan tiga golongan yang doanya sulit tertolak, orang yang berpuasa hingga berbuka, pemimpin yang adil, dan orang yang terzalimi.
Hadis ini menunjukkan bahwa doa orang yang berpuasa, terutama di detik-detik sebelum berbuka, memiliki peluang besar untuk dikabulkan oleh Allah SWT.
Regina juga mengutip hadis qudsi dalam riwayat Bukhari, di mana Allah berfirman bahwa puasa dilakukan semata-mata untuk-Nya, dan Allah sendiri yang akan memberikan balasannya. Salah satu balasan istimewa itu adalah pengabulan doa di waktu berbuka.
“Bulan Ramadan adalah waktu yang penuh keberkahan. Semua waktu di bulan ini sangat berharga, tetapi menjelang berbuka adalah saat yang paling dianjurkan untuk berdoa. Jangan sampai kita melewatkan kesempatan ini,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa dalam hadis Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa orang yang berpuasa akan merasakan dua kebahagiaan, kebahagiaan saat berbuka dan kebahagiaan saat bertemu Allah di hari kiamat.
Kebahagiaan berbuka bukan hanya karena bisa kembali makan dan minum, tetapi juga karena pada momen itu, doa yang dipanjatkan berpotensi lebih cepat dikabulkan.
Sebagai penutup, Regina mengajak jamaah untuk tidak melewatkan doa saat berbuka, baik dengan doa berbuka yang diajarkan Rasulullah SAW maupun dengan doa pribadi yang biasa dipanjatkan.
“Selamat berbuka, semoga doa kita terkabul, dosa kita diampuni, dan amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT,” pungkasnya.
Dengan kultum ini, Regina Hasan mengingatkan pentingnya mengoptimalkan momen berbuka tidak hanya untuk mengisi perut, tetapi juga untuk mengisi hati dengan doa dan harapan kepada Allah SWT. (*)