Minggu, 15 Maret 2026

Sosok Tokoh

Sosok Ai Diantani, Maju Bupati Gantikan Suami Ade Sugianto yang Kemenangannya Dibatalkan MK

Sosok Ai Diantani, Istri  Ade Sugianto Bupati Tasikmalaya sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Tayang:
Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Sosok Ai Diantani, Maju Bupati Gantikan Suami Ade Sugianto yang Kemenangannya Dibatalkan MK
tribunpriangan.com / Jaenal Abidin
CALON MENDAFTAR - Ai Diantani ketika didampingi Ade Sugianto mendaftarkan diri ke KPU Kabupaten Tasikmalaya sebagai pengganti Cabup di PSU Tasikmalaya, Minggu (9/3/2025).  

TRIBUNGORONTALO.COM - Sosok Ai Diantani, Istri  Ade Sugianto Bupati Tasikmalaya sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Ai Diantani maju menjadi calon bupati Tasikmalaya setelah kemenangan suami di Pilkada 2024 dibatalkan Mahkamah Konstitusi (MK) .

Ai Diantani akan menjadi perempuan pertama yang jadi Bupati Tasikmalaya, jika terpilih dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) 2025.

Ade Sugianto dan istrinya Ai Diantani 8899
CALON MENDAFTAR - Bupati Tasikmalaya, Jawa Barat, Ade Sugianto dan istrinya Ai Diantani, terlihat mesra saat ekslusif diwawancara Kompas.com di mobil lawasa mereka usai daftar calon bupati PSU Tasikmalaya 2025 di kantor KPU Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (9/3/2025) sore.

Diketahui, sebelumnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, menetapkan pasangan calon (paslon) petahana Ade Sugianto-Iip Miptahul Paos sebagai pemenang Pilkada Kabupaten Tasikmalaya dengan raihan 487. 854 suara.

Ade Sugianto digugat oleh pasangan calon Pilkada Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin-Asep Sopari Alayubi dari Gerindra, PPP, Demokrat dan PKS.

Paslon yang diusung PDIP, PKB, Nasdem dan PBB itu meraih suara terbanyak pada hasil rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara KPU di Gedung Dakwah, Singaparna, Tasikmalaya pada Kamis (5/12/2024).

Sampai akhirnya putusan MK menetapkan Ade Sugianto, didiskualifikasi kemenangannya dan wajib digelar PSU di Kabupaten Tasikmalaya pada 2025. 

Ai Diantani, yang merupakan kader PDI-P sekaligus istri Ade, ditugaskan DPP PDI-P untuk kembali merebut kemenangan dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Kabupaten Tasikmalaya 2025.

Demi menjalankan amanah partai, Ai telah mengundurkan diri sebagai anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya periode 2024-2029 sebelum mencalonkan diri dalam PSU tersebut.

"Saya yakin, PSU akan dimenangkan kembali. Saya juga siap pecahkan rekor. Selama ini kami sangat menerima putusan MK yang mengikat kepada seluruh warga negara," ujar Ade Sugianto kepada Kompas.com seusai mendampingi istrinya mendaftar ke KPU Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (9/3/2025).

Saat pendaftaran, Ade dan Ai menunjukkan kemesraan. Ade membukakan pintu mobil lawasnya untuk sang istri sebelum duduk di bangku kemudi, sementara Ai duduk di sampingnya. Ade pun sempat berbincang dengan Kompas.com dan mempersilakan istrinya untuk diwawancarai.
 
"Silakan, silakan. 'Mah, Mamah, buka kaca jendelanya sebentar.' Silakan, istri saya sudah diwakafkan menjadi pemimpin dan pelayan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya," ujar Ade sambil bersandar di pintu mobil di samping istrinya.

Ade berharap, jika istrinya memenangkan PSU Tasikmalaya 2025, pemerintahan yang dipimpinnya akan lebih baik dibanding para kepala daerah sebelumnya, termasuk dirinya sendiri.

Ia menilai Ai telah memahami kondisi pemerintahan dan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya setelah belasan tahun mendampinginya menjabat sebagai anggota DPRD, Wakil Bupati, dan Bupati Tasikmalaya selama dua periode.

"Tentunya akan saya bimbing juga saat terpilih nanti dan tentu akan lebih baik dari kepala daerah sebelumnya, termasuk akan lebih baik dari saya sendiri," tegasnya.

Sementara itu, Ai Diantani meminta doa dari masyarakat Kabupaten Tasikmalaya agar dapat menjalankan amanah sebagai kepala daerah dengan baik.

Ia menegaskan bahwa fokus utamanya adalah memastikan seluruh pelayanan publik di Kabupaten Tasikmalaya berjalan optimal.

"Paling penting, doakan saya juga selalu diberikan kesehatan dalam menjalankan amanah rakyat ini. Juga bisa menjalankan amanah dengan baik," ujar Ai kepada Kompas.com, didampingi suaminya.

Sebelumnya, Ai Diantani, istri Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto, resmi menggantikan suaminya sebagai calon bupati setelah putusan MK mendiskualifikasi kemenangan Ade dalam Pilkada 2024.

Ai bersama pasangannya, Iip Miftahul Paos, mendaftar ke KPU Kabupaten Tasikmalaya dengan diantar oleh Ade dan tim pemenangan partai koalisinya, Minggu (9/3/2025).

Pasangan ini tetap mendapat dukungan dari koalisi yang mengusung Ade dalam Pilkada 2024, yakni PDI-P, PKB, Nasdem, serta partai non-parlemen PBB, dalam PSU 2025.

Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya, Ami Imron Tamami, menyatakan bahwa pendaftaran pasangan Ai-Iip telah resmi diterima dan berkas dinyatakan lengkap.

"Berkas dinyatakan lengkap saat pendaftaran, tinggal pemeriksaan lebih lanjut. Selanjutnya akan dilakukan tes kesehatan pada hari Rabu (12/3/2025) di RSUD KHZ Mustofa, Singaparna, Tasikmalaya," jelas Ami.

Dengan pencalonan Ai Diantani dalam PSU Tasikmalaya 2025, Kabupaten Tasikmalaya berpotensi mencatat sejarah baru dengan kehadiran bupati perempuan pertama di daerah tersebut.

Profil Ai Diantani, Istri Ade Sugianto yang 2 Periode Jadi Anggota DPRD

Profil Hj Ai Diantani, istri Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto, yang jadi anggota DPRD Tasikmalaya 2 periode

Ai Diantani sendiri diketahui merupakan anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari Daerah Pemilihan Tasikmalaya 1 selama 2 periode, yaitu 2019-2024 dan 2024-2029.

Ia merupakan kelahiran Tasikmalaya 23 Desember 1974. Lulus dari SMA Islam Cipasung pada 1992, kemudian menyelesaikan S1 di Sekolah Tinggi Hukum Galunggung (STHG) Tasikmalaya (2009-2013) serta S2 di Universitas Gadjah Mada pada 2014-2019.

Pernikahannya dengan Ade Sugianto membuahkan 3 orang anak, yaitu Leonnora Vern Sugianto, Alferio Yugo Sugianto dan Meitrie Violetta Sugianto.

Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan gugatan sengketa yang diajukan pasangan calon Bupati-wakil Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin-Asep Sopari Al-Ayubi.

Cecep-Asep mengajukan gugatan ke MK lantaran Ade Sugianto dianggap telah menjabat dua periode, sehingga tak bisa ikut lagi dalam Pilgub 2024. 

Gugatan tersebut dikabulkan MK dengan menyatakan bahwa KPU Tasikmalaya harus melakukan pemungutan suara ulang (PSU) tanpa mengikut sertakan Ade Sugianto. MK juga meminta agar gelaran ini dilaksanakan paling lama 60 hari sejak Putusan diucapkan. 

Dalam putusannya, MK menimbang bahwa masa jabatan dihitung sejak Ade Sugianto menjalankan tugas sebagai Bupati berdasarkan Radiogram Gubernur Jawa Barat Nomor 131/169/Pemksm tanggal 5 September 2018, bukan sejak pelantikan.

Sehingga, MK menilai hal ini sesuai dengan empat putusan yang telah diputuskan. Masa kerja Ade Sugianto sebagai Bupati pada periode pertama terhitung sejak tanggal 5 September 2018 sampai 23 Maret 2021 atau dua tahun enam bulan 18 hari atau sudah satu periode.

Pada Pilkada kemarin, pasangan Ade Sugiarto-Iip Miftahul Paoz yang diusung PDIP, PKB, NasDem dan PBB ini mendapatkan 487.854 suara (52,02 persen). 

Perempuan Pertama Calon Bupati

Sosok Ai Diantani pun bukan orang baru, melainkan istri seorang Bupati dan juga ketua PKK Kabupaten Tasikmalaya yang berasal dari jebolan santri Cipasung.

Bahkan, soal menjadi perempuan pertama bisa cetak sejarah jadi bupati, Ade menanggapi biasa. Karena perempuan dan laki-laki sama saja, tak ada perbedaan.

"Perempuan dan laki-laki sama saja, untuk kita bisa berbuat baik kepada Republik ini, demikian pun agama, ini bukan membuat hukum, atau memimpin perjalanan adil tidak adilnya hukum, tetapi dalam rangka amar makruf nahi munkar (menegakkan yang benar dan melarang yang salah)," ucap Ade.

Dirinya pun meminta dukungan dan doa dari para kyai, tokoh masyarakat, salah satu pertimbangan ketika mengusulkan penggantinya di PSU Tasikmalaya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Digantikan Istrinya di Pilkada Ulang Tasikmalaya, Ade Sugianto: Saya Siap Pecahkan Rekor


Artikel ini telah tayang di Tribunpriangan.com dengan judul Profil Ai Diantani, Istri Ade Sugianto yang 2 Periode Jadi Anggota DPRD, Diusung PDIP Jadi Cabup

 
 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved