Berita Sulutenggo
Peringatan Keras Gubernur, ASN Dilarang Keluyuran di Jam Kerja Apalagi Nongki di Warkop
Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya profesionalisme dalam bekerja dan melarang ASN berkeliaran di jam kerja tanpa alasan yang jelas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/GUBERNUR-SULUT-Gubernur-Sulawesi-Utara-Yulius-Selvanus.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Yulius Selvanus, memberikan peringatan tegas kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN).
Ia memperingati ASN di lingkungan Pemprov Sulut saat memimpin apel perdana di halaman Kantor Gubernur Sulut, Rabu (5/3/2025).
Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya profesionalisme dalam bekerja dan melarang ASN berkeliaran di jam kerja tanpa alasan yang jelas.
"Jangan lagi ada yang nongkrong di jam kerja. Saya tidak mau kalian berkeliaran kalau tidak ada urusan pekerjaan," tegas Yulius di hadapan ratusan ASN yang hadir.
ASN Dilarang Nongkrong di Mall dan Warung Kopi
Gubernur Yulius mengaku sering menemukan ASN yang keluyuran di pusat perbelanjaan, warung kopi, hingga pasar pada saat jam kerja.
Baca juga: Dapat Lampu Hijau dari Ivan Fadilla, Tentang Kedekatan Hubungan Varrell Bramasta dengan Fuji
Ia memperingatkan bahwa kebiasaan tersebut harus dihentikan, kecuali memang ada keperluan dinas yang jelas.
"Kalau memang ada urusan pekerjaan, silakan. Tapi kalau hanya untuk ketemu orang dan jalan-jalan, apalagi sampai ke mall, hati-hati. Saya sudah ingatkan sekarang," tegasnya dengan nada serius.
Tak hanya itu, Yulius juga menekankan pentingnya kedisiplinan dalam mengikuti aturan absen yang telah ditetapkan oleh masing-masing instansi.
"Ketentuan absen sudah ada, lakukan sesuai dengan aturan di tempat kalian bekerja. Apa yang sudah dikoordinasikan oleh pimpinan kalian, silakan ikuti," ujarnya.
Menurut Yulius, ASN memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Jika para ASN lebih banyak menghabiskan waktu di luar kantor tanpa alasan yang jelas, maka citra pemerintah bisa menjadi buruk di mata publik.
"Masyarakat kita sudah pintar. Mereka bisa saja mengambil foto atau video saat kalian hanya nongkrong dan tidak bekerja. Jika itu terjadi, dampaknya bisa fatal," tegasnya.
Selain memberikan peringatan keras, Yulius juga berencana untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke berbagai dinas di lingkungan Pemprov Sulut.
Baca juga: Dharma Wanita Persatuan UNG Berbagi Puluhan Paket Sembako di Ramadan 2025
Ia ingin memastikan setiap kantor dalam kondisi bersih, rapi, dan pegawai bekerja sesuai dengan tugasnya.
"Saya ingin ruangan kalian bersih dan rapi. Saya akan datang kapan saja, tanpa pemberitahuan. Saya ingin melihat langsung bagaimana kalian bekerja," tandasnya.
Gubernur Yulius juga mengajak seluruh ASN untuk bekerja dengan sungguh-sungguh dan meninggalkan kebiasaan buruk di masa lalu.
"Mari kita bergandengan tangan. Yang lalu lupakanlah. Saatnya kita berbuat yang terbaik untuk masyarakat Sulawesi Utara," ajaknya.
Dalam kesempatan yang sama, Yulius juga menyoroti kondisi daerah kepulauan di Sulawesi Utara yang membutuhkan perhatian lebih.
Baca juga: Jadwal KM Sirimau Kapal Pelni Maret 2025: Hari Ini dalam Perjalanan dari Ambon ke Sorong
Salah satu permasalahan yang ia angkat adalah status kewarganegaraan masyarakat yang masih belum jelas.
"Di kepulauan, masih banyak warga kita yang bipatride. Mereka sendiri tidak tahu mereka ini warga negara mana. Ini perlu kita perhatikan bersama," ujarnya.
Dengan berbagai langkah tegas yang diambil, Yulius Selvanus bertekad untuk membawa perubahan nyata dalam pemerintahan Sulawesi Utara.
Apakah ASN akan menyesuaikan diri dengan aturan baru ini? Publik akan menjadi saksi.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.