Banjir Talumolo Gorontalo
Stok Beras untuk Puasa Rusak Terendam Lumpur, Warga Talumolo Gorontalo Pasrah Hadapi Banjir Bandang
Beras yang telah mereka siapkan khusus untuk bulan puasa kini rusak, bercampur lumpur, tak lagi bisa dikonsumsi.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/KORBAN-BANJIR-banjir-sore-tadi-Selasa-432025.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Mei Tantu dan Wati Tantu hanya bisa pasrah. Banjir bandang yang menerjang Kelurahan Talumolo, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, sore tadi, telah menghancurkan persiapan mereka untuk menjalani ibadah puasa.
Di antara banyak kerugian yang mereka alami, kehilangan stok beras menjadi hal paling berat.
Beras yang telah mereka siapkan khusus untuk bulan puasa kini rusak, bercampur lumpur, tak lagi bisa dikonsumsi.
"Pokoknya beras, gula, supermie, telur untuk puasa semua rusak," ujar Mei dengan nada sedih.
Banjir datang begitu cepat, membuat Mei dan warga lainnya tak punya waktu untuk menyelamatkan barang-barang mereka.
Baca juga: Sudah Diingatkan Warga Tapi Nekat, Mobil SUV Apes Terseret Banjir hingga 20 Meter
Saat air mulai naik sekitar pukul 15.00 Wita, Mei sedang memasak untuk persiapan berbuka puasa di dapurnya.
Tiba-tiba, air bah dari arah jembatan hanya beberapa meter dari rumahnya langsung menerjang permukiman warga.
"Air dari sebelum Magrib, tanggul roboh di sebelah," kata Mei sambil terus membersihkan lumpur yang menutupi lantai rumahnya.
Volume air yang besar membuat tanggul tak mampu menahan arus deras.
Air langsung meluap dan menggenangi puluhan rumah di Talumolo.
Hingga kini, Mei dan Wati masih berusaha keras membersihkan rumah mereka dari lumpur.
Bekas banjir terlihat jelas di dinding rumah, menandakan ketinggian air yang hampir mencapai satu meter.
Tak hanya dapur, material lumpur juga memenuhi teras dan ruang utama rumah mereka.
Barang-barang yang masih bisa diselamatkan, seperti pakaian dan beberapa perabotan, terpaksa disusun di atas kursi agar memudahkan proses pembersihan.
Namun, tak ada banyak tenaga bantuan. Hampir semua warga sibuk dengan rumah mereka masing-masing, berusaha menyelamatkan apa yang tersisa.
Baca juga: Tangis Poni Darise Warga Talumolo Gorontalo, Mukenah Kotor dan Tak Bisa Salat Karena Banjir
Mei berharap ada tindakan cepat dari pemerintah untuk membantu mereka, terutama dalam hal kebutuhan makanan.
"Kami butuh bantuan cepat, terutama makanan," harapnya.
Tangis Poni Darise Warga Talumolo Gorontalo, Mukenah Kotor dan Tak Bisa Salat Karena Banjir
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Poni Darise hanya bisa menitikkan air mata saat melihat rumahnya yang penuh lumpur setelah diterjang banjir bandang, Selasa (4/3/2025).
Hujan deras yang mengguyur Kota Gorontalo selama beberapa jam membuat puluhan rumah di Kelurahan Talumolo, Kecamatan Dumbo Raya, tergenang lumpur.
Air bah datang tiba-tiba saat warga tengah bersiap berbuka puasa.
Baca juga: Sudah Diingatkan Warga Tapi Nekat, Mobil SUV Apes Terseret Banjir hingga 20 Meter
"Sekitar jam tiga sore kami masih masak untuk persiapan buka," ujar Poni dengan suara lirih.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.